14 Milyar Dana Proyek Jalan Terabaikan

di PU Pemkab. Kerinci


    Kerinci — Kegiatan pembukaan jalan baru Renah Pemetik yang menjadi Program Prioritas Pemerintah Daerah Kab Kerinci Yang dari Dari Hibah tahun Angaran 2010. Sudah dapat diprediksi Terancam gagal / rampungnya pelaksanaannya. Yang pada Kenyataan saat ini dilapangan Pekerjaan Pembangunan Ruas Jalan Pungut - Renah Pemetik Dengan Nilai dana 14 miliyar.

    Ironinya Dibulan Ke sebelas (11) ini Volume Kgiatan Pekerjaanya Belum lah Seberapa Persent Pada hal Sangat Disayangkan Masa Tahun Angaran hampir habis. Jika Begini cara Pembangunan Kab. Kerinci Kedepanya alamat Akan Menuai Kehancuran Karena Dana Yang Telah Dilokasikan Negara Tidak dapat Terserap Maksimal.

    Hal Senada Disampaikan Direktur Eksekutif  LSM RESPECT  Doni Antonius Pada Metro Inidonesia,3/11. Pembangunan kab.Kerinci bakal Terus Mengalami Kemunduran Untuk Setiap Tahunya karena tidak bisa memanfaatkan Dana Yang Telah Diberikan Negara dalam Rangka Percepatan Pembangunan Negeri ini, apa Lagi Pengelolaanya ditugaskan Bukan Pada Orang Yang Tepat, Seperti kami Dari LSM RESPECT, mengadakan Infestigasi pada Ruas Jalan Tersebut, Mendapati Tridak ada nya Pengawas dilapangan yang Bisa kami Temui sehingga pekerjaan rawan akan pentimpangan Tekhnis Konstruksi Bangunan jalan.

    Dengan Bermodalkan Hasil Infestigasi dilokas, kami Berusaha Menemui Pak Husauiri Salah Seorang staf Dinas Pekrjaan Umum Kab. Kerinci. yang Menurut Iformasi Husauri Lah orang  Mengelola Dana Hibah Tersebut, Anehnya husairi Ketika Kami Temui, Langsung Menyambut Kami Dengan nada Bicara Setengah Emosi, “ ada apa...O.. Masalah jalan renah Pemetik .., sudah Beritakan Saja, kamu Punya Koran kan, Ketusnya. Ditambahkan Husairi, Mengenai permasalahan Proyek Jalan Renah Pemetik, Kami dari Dinas Pekerjaan Umum kab. Kerinci sudah Berulangkali bahkan Sampai Delapan Kali Melayangkan Surat Tegoran Kepada Pelaksana ,Rekanan / kontraktor PT.Famili Group Utama Yang disubkerjakan Pada Pak Ismael Pengusaha dari Muaro Bungo.

    Diakui Husairi dalam Pekerjaan yang dilaksanakn PT.Famili Group Utama sampai Bulan Kesebelas ini Menurut Scedul Kegiatan ini Seharusnya Sudah Mencapai 85 % akan Tetapi Menurut Penilainnya Peningkat Folume Pekerjaan baru Bisa dikatan ± 10%.tandasnya

    Dilain Tempat bupati Kerinci Yang Ditemui Metro Indonesia Diruangan Kerjanya, Sangat Menyayangkan Kejadian ini, fasalnya Proyek Ruas Jalan Pungut - renah Pemetik ini yang Diangarkan Sebesar Rp. 14 Miliyar   Merupakan Proyek Yang Sangat Diprioritaskan dalam Pemerintahan nya, Menurut Penuturan Bupati Kerinci H. Murasman. Ini semua dapat diprediksi orang luar yang Ingin Menghacurkan Progaram Pemerintah Daerah dalam Percepatan Pembangunan.

    Hal Senada juaga disampaikan Sartoni Wakil Ketua DPRD kab. Kerinci,diruangan Kerjanya Pada Metro Indonesia, Menyingkapi Bermasalahnya Pekerjaan Ruas Jalan Pungut – Renah Pemetik secara Pribadi Saya Sudah Memprediksinya dari Awal Pasti akan Akan Bermasalah dan Sekarang terbukti....sia-sia sudah dana Hibah 14 Miliyar kita Ujarnya, ditambah kan Metro Apakah Pak Wakil Ketua Pernah Membicarakan Permasalahan ini Pada Pak Husairi Didinas Pekerjaan Umum, Orang yang Bewenang dalam Menangi Proyek Ini . Sartoni pun Kmbali Menjawab “Sampai Sekarang saya Tidak Pernah Tahu Siapa Itu Husairi Yang kami Tahu orang Bertangung Jawab Adalah Kepala Dinas Bukan Staffnya.Tegasnya.(Doni Antonius / Yosep Rizal)

Kirim Komentar Anda...!!

Back 












© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved


This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola