Acara Adat Talude Sangihe Gemparkan Kota Batam 




 

    Sangihe, Sulut — Untuk memperkenalkan acara Adat “ TULUDE “ ketaraf nasional maka komponen masyarakat sangihe yang selama ini hidup dan bermasyarakat dikota Batam melakukan inisiatif pegelaran acara adat tersebut, sehingga pada tanggal 26 Pebruari 2011 acara adat tersebut digelar dengan dihadiri kurang lebih 5000 orang masyarakat dari tiga kabupaten paling utara di Provinsi Sulawesi Utara.

     Entah masyarakat itu dari daerah asal atau yang sudah sekian lamanya berasimilasi diseluruh wilayah Indonesia, pegelaran inipun turut hadir Bupati Kabupaten Talaud, Bupati Kabupaten Sitaro,dan Bupati Kabupaten Sangihe Drs. W. Salindeho serta Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara.

    Acara adat Tulude Kabupaten Sangihe digelar dikota Industri Batam selain mempunyai tujuan untuk memperkenalkan Kebudayaan dan Adat istiadat masyarakat sangihe ke masyarakat luas diwilayah Indonesia juga sebagai sarana untuk menjalin dan memperat tali persaudaraan antara sesama suku sangihe, sitaro, talaud yang terlebih masyarakat yang menetap atau mengadu nasib ditempat lain yang jauh dari daerah asal.

    Ketua Panitia Pegelaran Ir. Adrian Suasa kepada wartawan Metro Indonesia mengatakan, bahwa gagasan untuk diadakan pegelaran acara adat tersebut atas prakarsa beberapa tokoh masyarakat sangihe, sitaro, talaud yang sudah sekian lama meninggalkan daerah asal mengais rezeki ditempat rantau. Tujuan acara yang dimaksud agar  dapat lebih memperat hubungan tali persaudaran antar sesama suku sangihe, sitaro, talaud diluar daerah maupun dengan para kerabat didaerah asal.

    “Gagasan untuk pegelaran acara adat ini sesungguhnya diprakarsai oleh tokoh tokoh masyarakat sangihe, sitaro,talaud yang hidup diluar daerah khususnya dibatam,dengan maksud untuk memperat tali persaudaraan sesama suku sangihe, sitaro, talaud serta memperkenalkan kebudayaan dan adat istiadat ketiga kabupaten tersebut keseluruh wilayah Indonesia,” ujar Andre panggilan akrab ketua panitia acara tersebut.

    Untuk lebih memantapkan Bhineka Tunggal Ika “ Berbeda beda tapi satu “ maka program seperti ini perlu perhatian pemerintah daerah kabupaten, provinsi apalagi pemerintah pusat. (Janis)

Kirim Komentar Anda......!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.

 Back


















© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola