Aparat Hukum Ternyata tak Punya Nyali

Kadis KPP Mukomuko Bengkulu Memang tidak Punya Rasa Malu



Inilah rumah atau warung Lina yang dibangun Ir. Muaz untuk melanjutkan perselingkuhan, saling mencin tai rasa coklat.


    Mukomuko, bengkulu — Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Ir. Muaz yang muka tembok tidak punya rasa malu masa bodoh saja setiap gossip yang dilemparkan terhadap dirinya,namun yang jelas cinta dan niatnya selalu tercapai tidak ada yang bisa menghalangi untuk kebutuhan seksualnya apabila dia berkehendak.

    Tempat tinggal Muaz yang sekarang ini adalah serumah dengan Lina Binti Ludin  sesuai dengan kenyataan yang ada sekarang ini, coba bayangkan antara kamar Muaz dan kamar tidur Lina hanya berjarak beberapa meter saja dan antara kamar Muaz dan kamar Lina sekarang ini sudah tertutup rapi, karena Rumah yang dihuni selama ini oleh Muaz sudah dibangun sampai kewarung dan sekalian dengan kamar tidur Lina dibangun juga.

    Seumpamanya Muaz menyelinap masuk kekamar Lina pada malam hari tidak seorangpun yang mengetahuinya karena Muaz yang menghuni Kamar bagian ruangan belakang yang selama ini terpisah dan Lina manghuni kamar rumah bagian depan yang dekat dengan warungnya.

    Selama ini dua bangunan ini terpisah dan sekarang rumah belakang yang biasanya tempat tinggal Muaz sudah disatukan dengan Warung Lina, sehingga diduga kalau malam hari Muaz bisa saja untuk menyelinap masuk Kekamar Lina dan tidak satupun orang yang bisa mengetahuinya karena antara kamar Muaz dan kamar Lina sudah satu atap rumah mereka berdua sudah menyatu dan  didinding rumah tersusun rapi dan tidak terpisah seperti sebelumnya.

    Namun walaupun gossip hubungan mereka berdua sudah Santer jadi gunjingan orang banyak dan telah menyebar kemana-mana namun  mereka berdua tetap cuek saja dan mereka berdua tidak ambil peduli yang jelas hubungan mereka berdua tetap saja berjalan dengan mulus dan mereka berdua tidak punya rasa malu bak pepatah mengatakan walaupun anjing menggonggong kapilah tetap berlalu.

   Namun yang dipertanyakan kemanakah Ninik Mamak meraka berdua? Ninik mamak kedua belah pihak nampaknya tidak ambil pusing dengan kejadian ini dan perbuatan dua anak manusia yang dimabuk asmara ini telah mencoreng aib keluarga namun untuk melarang perbuatan mereka berdua nampaknya menempuh jalan buntu karena disinyalir untuk membangun rumah Lina itu adalah biaya duit dari Muaz.

    Terus bagaimana dengan aparat hukum yang ada di Kabupaten Mukomuko? Hampir sama dengan ninik mamak kedua belah pihak, baik itu aparat Kepolisian maupun pihak Kejaksaan Negeri sepertinya tak punya nyali (keberanian-Red) untuk menindak lanjuti perbuatan Kadis KPP Kabupaten Mukomuko itu.

    Sebenarnya tetangga disekitar rumah Lina sudah muak melihat tingkah mereka berdua akan tetapi para tetangga tidak bisa berbuat banyak karena masih ada hubungan persaudaraan kurang tepat kalau mereka para tetangga yang bertindak, karena mereka masih punya ninik mamak untuk menyelesaikan perbuatan mereka yang dipradiksikan telah melanggar asusila.

    Namun yang tidak habis pikir oleh akal sehat kita bersama adalah mereka berdua memang sama-sama kesepian dan  Muaz sudah punya anak dan istri namun istrinya tinggal di-Bengkulu dan Lina sudah sejak lama ditinggalkan oleh suaminya dan sekarang mereka berdua tinggal satu atap apa yang terjadi pada malam hari kebetulan cuaca dingin karena hujan mengguyur bumi semalam suntuk  apakah mereka berdua disinyalir bermain selang (selangkangan-red) atau melakukan gulat ala sumo atau main piting pitingan, Tuhanlah yang mengetahui apa yang terjadi namun kalau perbuatan mereka berdua berlarut larut tidak ada tindakan dari ninik mamak kedua belah pihak niscaya orang yang tinggal disekitar rumah Lina akan mendapatkan sial oleh karena ulah mesum mereka berdua.

    Akan tetapi kita tidak bisa membuktikan tingkah laku  mereka berdua secara pasti namun hanya prediksi dan sak sangka masyarakat saja  dan katanya  istilah praduga tidak bersalah hanya yang dicurigakan adalah karena mereka tinggal serumah yang bukan muhkrimnya dan perbuatan mereka berdua berbuat  secara terselubung hanya setan dan hantu dan mahkluk gaib yang bisa membuktikan apa yang sudah mereka berdua lakukan, kata nara sumber yang tidak mau disebutkan namanya itu. (TIM)

Kirim Komentar Anda.....!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.













© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola