METRO KALIMANTAN

Banjar Wayah Bahari Pergelaran Milad Kesultanan 

 Khairul Saleh, Bupati Banjar


     KALSEL — Milad ke-507 Kesultanan Banjar yang berlangsung di Kota Martapura, ibukota Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan akan dimeriahkan berbagai kegiatan yang mengangkat budaya daerah, khususnya budaya Banjar tempo dulu. Raja Muda Kesultanan Banjar Khairul Saleh di Martapura, Selasa mengatakan, kegiatan milad atau ulang tahun itu penuh dengan pegelaran budaya yang dikemas dengan nama "Banjar Wayah Bahari".

    “Kegiatan Banjar Wayah Bahari kami persembahkan untuk seluruh lapisan masyarakat dalam rangka memperingati Milad ke-507 Kesultanan Banjar,” ujar Khairul yang juga Bupati Banjar itu. Puncak Milad Kesultanan Banjar yang pertama diabad 21 dilaksanakan Sabtu (10/12) di Gedung Dekranasda Banjar, Kota Martapura melibatkan pengurus dan pemangku adat se Kalimantan Selatan.

    Disebutkan, kegiatan budaya antara lain makan bubur Asyura bersama,  pameran budaya bertajuk "Banjar Wayah Bahari", pameran seni rupa nasional dan tosan aji. Kemudian festival tari Banjar klasik, seminar budaya dan sejarah, lomba bakisah (bercerita) bahasa Banjar, khataman Al Quran TPA se Kabupaten Banjar, Istiqotsah Qubro, karnaval.

    Selanjutnya Lailatul Qiro'ah yang diisi salat Maghrib dan shalat hajat, wayang Banjar, lomba kuliner Banjar, pameran budaya Banjar Bahari dan pameran seni rupa refleksi eksotik Kesultanan Banjar. “Kami juga mengundang tamu agung dari perwakilan raja dan sultan se nusantara sebagai simbol pemersatu budaya nusantara sekaligus lebih memperkenalkan kesultanan Banjar,” ujarnya.

    Dikatakan, Kesultanan Banjar juga memberikan gelar kehormatan budaya bagi tokoh masyarakat dan pejabat publik yang dinilai berjasa terhadap pelestarian budaya-budaya keraton. “Gelar kehormatan diberikan kepada gubernur dan wakil gubernur Provinsi Kaltim, sekda Provinsi Kaltim, bupati Kutai Kertanegara Kaltim dan pengangkatan adipati se Kalsel,” sebutnya.

     Ditekankan, seluruh rangkaian kegiatan milad bertujuan memperkuat integritas bangsa melalui pelestarian budaya-budaya kesultanan yang sarat nilai-nilai kebaikan sekaligus mengangkat khazanah budaya bangsa. Ketua Panitia Milad Kesultanan Banjar ke-507 Darma Kusuma menambahkan, peringatan milad semakin meriah dengan pameran seni rupa dan refleksi eksotik sebagai ciri khas budaya Banjar tempo dulu. “Pameran dan pertunjukan  budaya sebagai wujud penghormatan terhadap budaya-budaya Banjar tempo dulu yang mengandung nilai-nilai keramahan sosial dan kemasyarakatan,” jelasnya. (Leony

Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.













© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved


This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola