Kelurahan Banjer Harapkan Perhatian Pemprov Sulut

 



Kelurahan Banjer Lingkungan VII Manado butuh perhatian Pemprov.

 


     MANADO — Tugas pemerintah secara logika bukan hanya memperhatikan kesejahteraan masyarakat dari sisi sandang pangan akan tetapi secara komplex dari sisi kenyamanan tempat tinggal atau tempat pemukiman masyarakat, itu merupakan salah satu hal yang perioritas yang perlu diperhatikan oleh pemerintah baik eksekutif maupun legislatif.

     Pasalnya masyarakat kelurahan Banjer yang khususnya lingkungan 7 saat turun hujan selalu menjadi korban banjir, akibatnya banyak rumah masyarakat yang jadi korban selain itu juga sarana jalan menjadi rusak sehimgga dapat menghambat masyarakat dalam beraktifitas setiap hari.

     Saat wartawan Metro Indonesia melakukan pemantauan ternyata penyebab terjadinya banjir karena saluran pembuangan air tidak sesuai seperti yang diharapkan,masalah ini telah berlangsung cukup lama, masyarakat banjer khususnya lingkungan 7 telah beberapa kali menyampaikan hal ini kepada pemerintah kecamatan maupun pemerintah kotamadya Manado namun hal ini tidak mendapat tanggapan yang serius.

     Penyampaian masyarakat dianggap hanya sekedar menggelikan telinga para pejabat yang berkompeten. Jika hal ini dibiarkan terus seperti ini maka apalah artinya semboyan pemerintah yang selalu memperhatikan kepentingan masyarakat, demikian pula dengan para anggota DPRD Kotamadia Manado seakan akan cuek dengan keadaan ini.

     Tetapi saat berkampanye sebelum jadi Anggota Dewan terhormat seribu janji disampaikan kemasyarakat tapi kenyataan  kosong belaka, masyarakat tetap menjadi korban.

     Salah seorang tokoh masyarakat namanya enggan dikorankan  saat ditemui wartawan Metro Indonesia mengatakan bahwa hal ini sudah berapa kali disampaikan kepemerintah kecamatan maupun pemerintah kotamadya Manado akan tetapi tidak ada respon apa apa.Sehingga masyarakat tidak dapat berbuat banyak hanya pasrah dengan keadaan.

     “Hal ini sudah kami sampaikan kepada pemerintah kecamatan maupun pemerintah kotamadia akan tetapi hal ini tidak pernah ditanggapi secara serius, penyampaikan kami dianggap sekedar menggelikan telinga mereka,begitu dengan para wakil rakyat mereka seakan akan cuek dengan keadaan kami,waktu mereka belum menjadi wakil rakyat alias berkampanye segala macam janji diumbar yang pada akhirnya kenyataan cuma sekedar janji tanpa kenyataan,” ujar sang Tokoh masyarakat tersebut. (JANIS)

Kirim Komentar Anda…..!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.













© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola