Buku LKS untuk Sekolah di Sungai Penuh Mahal..!

 



 


     Sungai Penuh - Pembagian buku-buku LKS untuk sekolah se Kota Sungai Penuh Jambi diduga kuat bermasalah, pasalnya buku yang dibagikan per murid itu dari kontraktor terkesan dipaksakan, hingga para orang tua wali murid mengeluh.

     Untuk tingkat SMP antara 10-11 jenis buku/mata pelajaran yang dibagikan para siswa harus bayar lebih kurang 100 ribu dengan sistem cicilan. Untuk tingkat SD, 6-9 jenis buku yang harus dibayarkan per murid 70-90 ribu rupiah. Buku LKS yang dibagikan itu sangat tipis, satu jenis buku berisi diperkirakan masing-masing 20 halaman dan kalau dinilai harga terkesan sangat murah. Namun dalam hal ini harga yang harus dibayarkan murid sangat tidak rasional alias mahal.

     Menurut penuturan orang tua wali murid mereka merasakan beban terhadap pembelian buku LKS itu, lantaran tanpa sepengetahuan mereka tahu-tahu anak mereka meminta biaya buku itu yang harus distor kepada wali kelas. Pembayaran buku LKS itu wajib lunas menjelang ujian semester atau ujian akhir siswa. “Ada wali kelas ngancam kalau tak lunas tidak bisa ikut ujian”, sebut orang tua wali murid ini.

     Diduga kontraktor konspirasi dengan para kepsek kemudian kepsek berkoordinasi dengan para wali kelas untuk membagikan buku LKS itu beserta bayarannya. Mulai dari kepsek hingga walikelas diduga mendapatkan fee dari kontraktor/penerbit. Tak luput menurut sumber pihak dinaspun diduga mendapat fee dalam hal ini.

     Dapat dibayangkan walaupun 1 buku fee nya bernilai 1000 rupiah, dikali banyaknya buku dan dikalikan lagi dengan jumlah siswa/murid sekota sungaipenuh, mereka mendapat untung sangat lumayan. Diduga kejadian ini sudah berulang kali dari tahun ketahun namun sepertinya pihak berkompeten dalam hal ini tak peduli samasekali.

     Tapi ada beberapa sekolah mebijaksanai biaya LKS diambil dari dana BOS hingga  orang tua murid merasa tidak terbebani dalam hal ini/ alias gratis.
Program pencanangan wajib belajar 9 tahun dengan biaya pendidikan gratis sepertinya tidak akan terlaksana sebagaimana mestinya. Disamping biaya buku LKS untuk sekolah, terpantau pula dilapangan biaya-biaya komite yang bervariasi jumlahnya untuk setiap sekolah di Kota Sungai Penuh.

     Hasil pantauan di lapangan ada SMP meminta biaya komite perbulan dengan rincian untuk kelas 1 senilai 40 ribu, kelas 2 senilai 30 ribu dan untuk kelas 3 senilai 20 ribu rupiah. Biaya komite ini secara rasional sangat memberatkan orang tua murid. Namun orang tua murid hanya bisa ngoceh, karena takut anaknya disekolah itu akan dipersulit. Pernah diklarifikasikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh Facruddin dan mengatakan bahwa dirinya tidak pernah mengetahui hal ini dan memberikan rekomendasi pengadaan LKS ini.(Yosep Rizal)

 

Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.

 




















© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola