Pimpinan Bunda Gemilang Creatifindo Jenguk Artis Dangdut Mara Karma

 

H. Yus Yunus, Jacky Zimah, Ira Shoba, Bunda DR. Hj. Nurhayati Permana saat menjenguk H. Mara Karma di RS JEC Jakarta, baru-baru ini. 

H. Mara Karma (memakai kaca mata) bersama Hetty Soendjaya (kiri), dibelakangnya Endang Kurnia dan Eddy Lestaluhu. 


     JAKARTA — Persatuan Artis Musisi Dangdut Indonesia (Paramida) Manajemen yang dipimpin DR. Hj. Nurhayati Permana menjenguk (Besuk-red) pencipta, penyanyi, aransemen Dangdut H. Mara Karma yang dirawat di Rumah Sakit ‘Jakarta Eye Center’ Jl. Cik Ditiro No. 46 Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

     “Sebagai rasa prihatin kepada H. Mara Karma, seorang musisi besar di dunia dangdut Indonesia, tentunya kita harus memberi semangat dan support,” ujar DR. Hj. Nurahayati Permana, Pendiri PT. Bunda Gemilang Creatifindo yang bergerang di bidang entertainment dan studio musik rekaman, kepada wartawan Metro Indonesia seusai menjenguk H. Mara Karma baru-baru ini.

     Pimpinan Bunda Record yang didampingi artis dangdut top ibukota seperti, Yus Yunus, Jacky Zimah,  Ira Shoba dan yang lainnya itu mengatakan, selama ini memang antara semua para musisi dangdut Indonesia selalu berbagi rasa dalam segala hal. Sehingga rasa persatuan dan kebersamaan tak pernah terputus, khususnya yang tergabung dalam Paramida Manajemen.

     H. Mara Karma yang sukses dalam lagu berjudul Resesi, Kerukunan, Neraka, Terluka Lagi, Jeritan Derita, Ungkapan Hati, Terlena Dalam Dosa, Tragedi, Sudah Aku Tahu  itu, dirawat secara intensif oleh Dr. Referano, SPM. Di mana pimpinan Orkes Melayu Kharisma itu dirawat di rumah sakit khusus mata itu sejak hari Jumat, 20 Mei 2011.

     DR. Hj. Nurhayati Permana yang akrab dipanggil Bunda itu, lebih lanjut mengungkapkan, Paramida Manajemen memang selama ini selalu mengedepankan solidaritas tinggi, sikap kebersamaan di antara artis dan musisi dangdut Indonesia. “Ibarat tangan kita, disaat tangan satunya merasa sakit akibat digigit nyamuk, dengan reflek tangan yang satunya lagi menepuknya dan menggaruk tangan sebelahnya. Namun yang terpenting dari semua itu, adalah kita harus bisa menerima setiap ujian dari Allah Swt,” ujar Bunda Hj. Nurhayati.


Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.

















© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola