Diduga Korupsi Dana BOS dan BSM Kepsek Madrasah Jambi di Demo Wali Murid |

Kerinci, JAMBI — Wali Murid,Warga dan Masyarakat setempat pada hari Jumat, tanggal 27 Januari 2012 jam 09.00 Wib mendemo kepala sekolah Dra.Muswarni, Wali Murid meminta Kepala Sekolah mundur dari Jabatannya. Gara – gara Dra.Muswarni tidak terus terang tentang penggunaan dana BOS dan BSM dari tahun 2010 sampai tahun 2011 kepada Wali Murid,Warga dan Masyarakat Sungai Liuk.
Karena Dana tersebut tidak merata diberikan kepada siswa hanya diberikan kelengkapan pakaian sekolah dari kelas 2 sampai kelas 6 sedangkan kelas 1 tidak diberikannya, Buku pelajaran tidak juga diberikan oleh Kepala Sekolah Dra.Muswarni kepada siswa sehingga warga & Wali Murid, Masyarakat Geram oleh tingkah laku Kepala Sekolah tersebut.
Ada Juga Bangunan Perpustakaan yang baru berdiri satu bulan yang dianggarkan sebanyak 250 juta hanya dipakai sebanyak 150 Juta untuk bangunan Perpustakaan tersebut. Dra. Muswarni telah menjabat sebagai Kepala Sekolah selama 7 Tahun dari Tahun 2005 sampai dengan sekarang.
Jumlah Murid Madrasah Ibtidaiyah No.18/E3 Desa Koto Dua Kecamatan Pesisir Bukit Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi sebanyak 140 orang Jumlah Perempuan 68 orang sedangkan laki–laki 72 orang sehingga dikeluarkan oleh Departemen Agama Kab.kerinci bantuan BSM sebanyak Rp. 50.000.000,- yang hanya terealisasi sebanyak Rp. 21.800.000, - sedangkan Menurut Tokoh Masyarakat (Alan) Dana Sisa dari Penggunaan tersebut telah diduga Korupsi oleh Kepala Sekolah Dra. Muswarni dan Ketua Komite bernama Mulyadi yang seorang PNS di Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi.
Dari pengakuan Warga & Wali Murid dan Masyarakat Sisa dana tersebut dibagi – bagi dengan Ketua Komite selama 2010 – 2011 sehingga terjadilah Dugaan Korupsi. Menurut Keterangannya“ Bagaimana Mau Maju Kalau dana Sekolah Hanya dipakai untuk kepentingan Pribadi Kepala Sekolah dan Ketua Komite saja”.
Sehingga warga dan Wali Murid dan Masyarakat tidak mengizinkan anak – anak mereka untuk bersekolah selama 3 hari mulai hari Rabu sampai dengan hari Jumat, seharusnya Kepala Sekolah sebelum menggunakan Dana bermuswarah dulu dengan Wali Murid karena tidak terus terangnya Kepala Sekolah maka terjadilah Demo oleh Wali Murid, Warga dan Masyarakat yang kemudian meminta Kepala Sekolah Dra. Muswarni mundur dari Jabatannya.
Menurut keterangan PS (Pengawas Sekolah) Sekolah tersebut Suhaimi,S.Ag dari Departemen Agama Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi Kepala Sekolah akan kami Proses dan Ditindak Lanjuti untuk pengunduran diri dari Jabatannya sebagai kepala sekolah.(Eka Zarmanto dan Tim Investigasi)
Back
Kirim Komentar Anda...!!!
© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved