Dana Migas tidak Jelas Pengalokasiannya

 Ungkap Kasus Korupsi di Kabupaten Prov Malut


Kantor Pemerintah Provinsi Maluku Utara. 

     MALUKU UTARA — Telah terjadi penyelewengan dana migas di Provinsi Maluku Utara APBN Tahun Anggaran 2010 sebesar Rp 259.576.953.688,00 yang sudah dikucurkan melalui pindah rekening sebesar Rp 64.894.238.422,00 dalam triwulan pertama. Namun anggaran tersebut tidak diketahui secara pasti melalui publikasi kepada masyarakat.

     Demikian data yang didapat tim investigasi Metro Indonesia beberapa waktu yang melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak dengan No.2-156/PJ/2010. Perihal revisi permintaan pemindah-bukuan pembayaran PBB Migas triwulan 1 tahun 2010.
Dalam data tersebut disebutkan, bahwa dimohon kiranya pemindah-bukuan pembayaran PBB Migas triwulan 1 Tahun 2010 dapat segera dilaksanakan, mengingat jadwal sebagaimana dimaksud dalam surat edaran bersama Dirjen Pajak dan Dirjen Lembaga Keuangan No.SE-630/PJ/2001 dan No.SE-4568/LK/2001 tertanggal 24 September 2001.

     Juga dilakukan pada nomor rekening Bank resepsi PBB Kabupaten dan Kota yang bersangkutan yang digunakan sebagai penerima pemindah-bukuan pembayaran PBB sektor Migas tersebut. Agar tidak mengganggu pelaksanaan pemindah-bukuan untuk 490 Kabupaten dan Kota lainnya.
Adapun Kabupaten-Kabupaten se-Maluku Utara dalam pencairan dana PBB Migas, yakni Kabupaten Halmahera Timur sebesar Rp 7.737.809.479,- Halmahera Barat sebesar Rp 7.589.242.459,- Halmahera Utara sebesar Rp 4.891.108.056,-  Halmahera Selatan sebesar Rp 10.143.154.343,- Kota Ternate sebesar Rp 9.036.334.342,- Halmahera Tengah sebesar Rp 8.544.129.852,-

     Beberapa sumber yang layak dipercaya mengimbau, agar pihak Kejaksaan dan Kepolisian untuk segera menindaknya dan mengungkap adanya kasus tindak pidana korupsi yang terjadi se-Maluku Utara. “Karena kalau tidak, pembangunan tidak akan tercapai, hanya jalan ditempat dan jelas untuk kepentingan pribadi,” ujar sumber tadi yang dekat dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang tidak mau disebutkan namanya itu.
Untuk itu, tim investigasi akan mengungkap secara tuntas adanya tindak sewenang-wenang dana anggaran APBN 2010 dan 2011. Tunggu edisi berikutnya. (tim

Kirim Komentar Anda...!!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.













© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola