Dana PADD Di Mukomuko Mandek Lagi

    Mukomuko- Menelisik Proyek Pembangunan Anggaran Dana Desa (PADD) Tahun anggaran 2009 di Kabupaten Mukomuko sangat banyak penyimpangan untuk penyaluran dana PADD itu dan penyaluran dana PADD itu tidak lagi mengacu kepada peraturan yang sebenarnya coba bayangkan dana PADD tahun anggaran 2009 yang tidak tersalurkan sebesar Rp 6.371.791.800,-.

    Tidak jelas dana sebesar ini di salurkan kemana oleh pihak Pemdakab Mukomuko,padahal anggaran PADD adalah program Pemerintah yang telah disyahkan anggarannya melalui sidang pleno DPRD Kabupaten Mukomuko namun yang dipertanyakan oleh masyarakat dana yang sudah jelas ada kok bisa raib ,yang membuat para Kades Meriang karena banyak hutang untuk memaksakan penyelesaian proyek dari dana PADD pada Tahun 2009 itu.

    Namun lucunya di bulan Maret 2010 oleh Pemkab Mukomuko dikucurkan dana PADD itu entah dari mana dana tersebut didapat namun yang jelas dana PADD tahun 2009 telah diterima oleh masing-masing pihak Desa yang ada di Kabupaten Mukomuko dan bagi Desa yang punya hutang untuk penyelesaian proyek PADD di tahun 2009  sudah bisa untuk membayar hutang dan bagi Desa yang belum menyelesaikan proyek PADD  bisa menyelesaikan proyek PADD di tahun 2010.

    Waktu penerimaan dana PADD pada tahun 2009 adalah baru 30 juta untuk biaya Non Pisik dan sekalian  membayar honor Kades dan perangkat Desa lainnya  dan untuk proyek pisik baru diterima oleh Kades baru Rp 22.500.000,- dan kekurangannya diperkirakan Rp 48.271.000,- sehingga pihak Desa tidak satupun dapat membuat laporan penyelesaian SPJ dari angaran PADD diakhir tahun 2009 perihal begini yang bisa dikatakan bermasalah namun tidak pernah dilirik oleh pihak Hukum Kajari dan Polisi di Kabupaten Mukomuko apakah pihak Hukum tidak menguasai Hukum dipemerintahan atau mereka pura-pura tidak mengerti mengenai adanya penyimpangan di Pemkab Mukomuko.

    Penyaluran dana PADD di Tahun 2010 direncanakan dikucurkan empat kali tarmen kalau pengucuran untuk Desa induk Rp 148 juta dengan kucuran pertama Rp 60 juta dan  untuk kucuran kedua Rp Rp 38 Juta untuk kucuran ketiga Rp 25 Juta dan yang keempat juga Rp 25 Juta akan tetapi untuk desa yang baru saja  dimekarkan hanya mendapatkan Rp 100 Juta untuk dana PADD itu begitu juga dengan penyalurannya juga empat kali pengucurannya sesuai dengan keterangan dari BPMD kabupaten Mukomuko diwaktu itu dan kucuran dana PADD untuk tahap pertama pada bulan Maret 2010 dan yang kedua Juni 2010 dan yang ketiga September 2010 dan yang keempat Desember 2010 namun sudah masuk bulan ketujuh sekarang ini Juli 2010 yang namanya dana PADD belum juga ada tanda-tanda untuk dicairkan sehingga membuat Kades dan perangkatnya menjadi resah.

    Mungkinkah dana PADD, yang telah diprogramkan oleh Pemkab Mukomuko raib kembali gara-gara Pilkada Bupati Kabupaten Mukomuko. Sehingga sampai sekarang ini belum jelas kemana raibnya dana PADD itu dan kades sepakat kalau tidak jelas dana PADD itu para Kades sepakat mundur dari jabatannya dan silahkan binalah desa ini oleh Bupati semuanya, ungkap salah satu Kades kepada Metro Indonesia belum lama ini dengan nada kesal karena para Kades sering dikecewakan oleh pihak Pemkab Mukomuko. (HM)

Kirim Komentar Anda..!!












© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola