Dana Proyek 4 Miliar Lebih Diduga di Bagi-bagi Hasil

 



 


     Mukomuko — Bengkulu.Pemerintah Republik Indonesia telah melimpahkan Proyek Pemeliharaan berkala Jalan di-Kabupaten Mukomuko-Bantal kepada Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga Propinsi Bengkulu dengan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Propinsi Bengkulu Nomor kontrak KU.08.08/56/PJN-Wil.I/PPK4/2011 tanggal dimulai kontrak 11 Maret 2011 hingga 210 hari kalender besarnya nilai kontrak Rp 4 4.454.658.000,- Sumber dana berasal dari APBN Murni dan yang dapat mengerjakan proyek Pemeliharaan jalan tersebut adalah PT. Lubuk Minturun Kontruksi Persada dengan konsultan pengawas PT. Adhicipta Dwipantara.

     Namun sangat disayangkan cara pelaksanaan pekerjaan dari PT.Lubuk Minturun Kontruksi Persada diduga asal jadi karena lokasi proyek jauh dari pantauan pengawas dari pihak PU Bina Marga Propinsi Bengkulu karena terbukti untuk penggalian jalan yang rusak tidak maksimal begitu juga dengan pemadatan jalan yang sudah ditimbun tidak  begitu padat dan langsung saja dihotmik dengan Aspal Hotmik dingin, ironisnya walaupun dalam keadaan hujan deras pihak  PT. Lubuk Minturun Kontruksi Persada tetap saja bekerja untuk menghamparkan Hotmik akibatnya nanti hasil pekerjaan jalan itu tidak akan bertahan lama.

     Menyikapi pekerjaan proyek pemeliharaan jalan Bantal-Mukomuko yang dikerjakan oleh PT.Lubuk Minturun Kontruksi Persada kental dengan nuansa KKN karena berkat kerja sama pihak PPTK dari Dinas PU Bina Marga Propinsi Bengkulu dengan pihak pengawas lainnya untuk  memperkaya diri sendiri karena pihak PPTK Proyek jarang turun kelokasi proyek dan disinyalir pihak PPTK  proyek cuma menerima laporan dari pihak kontraktor hanya sebatas dikantor dan  mungkin saja hanya sebatas diatas meja dan sekalian pihak PPTK proyek dapat menerima ampau (Amplop berisikan Duit-Red) dari pihak kontraktor.

     Menindak lanjuti pekerjaan PT.Lubuk Minturun Kontruksi Persada yang kental dengan nuansa Korupsi dan terkesan pekerjaannya amburadul.masyarakat Desa Pondok Baru Bantal Pirdaus mengatakan kepada wartawan Metro Indonesia bahwa memang betul pekerjaan dari PT. Lubuk Minturun Kontruksi Persada yang mengerjakan proyek Pemeliharaan Jalan di-Kabupaten Mukomuko-Bantal sangat jauh menyimpang dengan Sfeks yang ada didalam RAB.

     “Namun sejauh mana tindakan hukum Polda dan Kajati Provinsi Bengkulu untuk menyikapi pekerjaan PT. Lubuk Minturun Kontruksi Persada yang mengerjakan proyek di Kabupaten Mukomuko terkesan asal jadi itu dan disinyalir fisik dari pekerjaan yang dikerjakan oleh pihak kontraktor sangat buruk sekali,” ujar Pirdaus dengan nada bertanya. (Alfian

Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.



















© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola