Demi Kesejahteraan Masyarakat Kutai Barat Kalimantan Timur

Bupati Ismail Thomas Terbukti Membangun


Bupati Kubar Ismail Thomas mengucapkan terima kasih atas dukungan dan peran serta masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong yang berlangsung selama Oktober lalu.

    Kabupaten Kutai Barat yang terdiri dari 21 Kecamatan itu, selama kepemimpinan Bupati Ismail Thomas terus membangun dan mengarah dalam kesejahteraan masyarakatnya. Pembenahan ekonomi, pendidikan dan pariwisata sangat diutamakan Putra Daerah Kutai Barat suami dari istri Lucia Mayo itu. Terbukti pembangunan di segala bidang, baik itu infrastruktur sebagai asset utama perekonomian masyarakat, hingga di bidang pendidikan terus diupayakan Ismail Thomas.

    Demikian laporan dari tim investigasi Metro Indonesia yang ada di Kabupaten Kutai Barat dengan berhasil mewawancarai beberapa tokoh masyarakat dan melihat secara langsung apa yang telah dilakukan Ismail Thomas, SH sejak menjabat Wakil Bupati periode 2001-2006, Bupati 2006-2011.
“Kita sudah lihat buktinya, beliau (Ismail Thomas-Red) memang ingin membangun dan memajukan Kabupaten Kutai Barat ini dengan penuh keikhlasan. Pondasi sudah, dinding sudah, pelindung atas sudah, tinggal sekarang bagaimana sebuah rumah yang bisa dijadikan kebutuhan bagi keluarga sebagai tempat tinggal dan dapat menghidupi kesejahteraan ke depan,” ujar tokoh pemuda yang tidak mau disebutkan jati dirinya itu kepada wartawan Metro Indonesia.

    Memang semenjak Kabupaten Kutai Barat merupakan kabupaten “pemekaran” yang ditetapkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 47 Tahun 1999 tertanggal 04 Oktober 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang. Kabupaten Kutai Barat terus berupaya dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sehingga dapat bersaing dengan Kabupaten lainnya, seluruh Provinsi Kalimantan Timur pada khususnya, Kabupaten/Kota seluruh Nusantara pada umumnya.

    “Walau masih berusia muda, namun Kabupaten Kutai Barat berhasil membangun daerah, apalagi sejak kepemimpinan Ismail Thomas menjabat Wakil Bupati dan Bupati. Jadi memang sangat layak kalau Ismail Thomas kembali menduduki jabatan orang nomor satu di Kabupaten Kutai Barat itu,” tegasnya lagi.

    Terbukti dari beberapa anggaran yang telah dikeluarkan, baik itu melalui Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD) hingga Anggaran Belanja Pendapatan  Negara (APBN) yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat selalu dipergunakan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Kutai Barat.

Bulan Bakti Gotong Royong
    Sebelumnya diberitakan, bahwa penutupan bulan bakti Gotong Royong Masyarakat (GRM) ke-7 diadakan di depan Kantor Kecamatan Melak, beberapa waktu lalu. Bupati Kubar Ismail Thomas mengucapkan terima kasih atas dukungan dan peran serta masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong yang berlangsung selama Oktober lalu.

    “Kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ini adalah wujud kebersamaan. Semoga melalui kegiatan gotong royong yang kita laksanakan setiap tahun ini, bisa memberikan manfaat bagi proses pembangunan kesejahteraan di Kubar yang kita cintai,” kata Ismail.

    Sejak pembukaan di Kecamatan Mook Manaar Bulatn, beberapa kegiatan dilakukan, yaitu meliputi bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya, agama, lingkungan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga. “Salah satunya program beras miskin dengan pagu 1.921.850 kilogram untuk 11.305 Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat. Semoga melalui program beras miskin ini, warga mendapat keringanan dan kemudahan untuk memperoleh beras yang cukup,” ujarnya.

    Apalagi tahun 2010 ini, banyak peladang yang ladangnya terbengkalai akibat cuaca tidak menentu. Kondisi itu mengakibatkan gagal panen, dan berarti menurunkan penghasilan peladang. “Saya yakin, program ini akan sangat membantu warga kita yang kekurangan persediaan beras sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhannya,” jelas Bupati.

    Thomas mengatakan, kegiatan bulan bakti tersebut merupakan wujud kebersamaan warga. "Hal ini perlu kita pertahankan dan kembangkan sehingga semua yang kita lakukan berujung kepada upaya mewujudkan masyarakat Kubar yang semakin sejahtera,” harapnya.

    Penutupan Bulbak GRM ini diikuti pemberian bibit tanaman dan pohon oleh bupati kepada kepala adat agar dapat dimanfaatkan untuk membuat lembo (ladang/taman di belakang rumah). “Semua berkewajiban untuk mengurangi efek global warming dengan menanam pohon,” ujarnya.
Selain itu, Bupati Kubar juga menyinggung pembangunan Kantor satu atap petinggi. “Saya ingatkan, kalau masih ada kantor yang kantornya belum satu atap dengan petinggi, kepala adat, BPK, karang taruna, PKK, harap berbenah untuk membuat kantor yang betul-betul representatif agar pelayanan satu atap terealisasi di seluruh kampung di Kubar,” paparnya.

    Hadir dalam penutupan Bulbak GRM, Wakil Bupati Didik Effendi, para camat se-Kubar, dan sejumlah Kepala Adat Besar di Kubar.
Pemkab Kubar mendapatkan penghargaan Piala Citra Pelayanan Prima (CPP) 2010, atas prestasi Puskesmas Terapung Mook Manor Bulatn. Piala diserahkan Wakil Presiden  Boediono di Istana Wakil Presiden di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Bupati Kubar Ismail Thomas yang menerima penghargaan itu mengatakan, pemerintahan dan masyarakat Kubar bahagia dan bangga atas penghargaan ini.  Sekaligus memacu  agar bekerja lebih baik lagi untuk melayani masyarakat di bidang kesehatani. Salah satu program Bupati berkaitan dengan penghargaan tersebut, adalah membuat asuransi kesehatan gratis untuk semua pekerja nonformal. Yakni petani, nelayan, tukang, petinggi dan staf, kepala adat dan staf, ketua RT, danainnya. "Program ini akan dimulai tahun 2011 dan seterusnya," kata Bupati.

Hak Jawab Pemberitaan
    Sementara menyikapi pemberitaan yang dimuat Metro Indonesia pada edisi sebelumnya, bahwa semua itu tidak benar adanya dan hanya dan dari orang yang tak bertanggung jawab pihak-pihak lawan politik dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Kutai Barat pada Januari 2011.
Surat Panwaslu dilakukan oleh Calon Bupati yang dianulir pada Keputusan KPU tanggal 8 Desember 2010 sebagai pengalihan opini agar masalah ijasah yang sat ini sedang diproses di Polres Kubar dan Polda Kaltim bisa tertutup.

    Demikian pula berita yang menyatakan, segera periksa Bupati Ismail Thomas, kami sangat menyayangkan adanya pemberitaan seperti ini, hal ini sarat dengan muatan politik dan bersifat memfitnah serta mengarah ke provokasi.

    Data atau institusi yang membidangi, kita sama tau bahwa penggunaan uang negara tidak semudah itu. Semua dilakukan berdasarkan ketentuan dan pengawasan yang dilakukan juga sangat ketat, apalagi yang terkait dengan pajak, sangat tidak mungkin dimanipulasi oleh Bupati Ismail Thomas. Karena dana yang dimaksud, masuk langsung lewat rekening kas daerah yang pengeluarannya hanya dapat dilakukan lewat APBD.

    Sementara pengelola keuangan bukan Bupati, karena Bupati hanya menetapkan kebijakan. Perlu kita pahami bahwa di dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Kutai Barat sudah menggunakan SIMDA yang langsung diawasi oleh pihak BPKP. Dan selanjutnya pemeriksaan rutin juga dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten, Inspektorat Provinsi, BPKP dan BPK, yang hasil temuannya dimuat di internet.

    Oleh sebab itu, nara sumber pemberitaan ini sudah terlalu jauh melakukan fitnah dan provokasi. Dan kami yakin ada pihak yang memanfaatkan yang bersangkutan untuk kepentingan politik. (Tim)

Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia













© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola