Pasangan “RAJA” Dicintai Warga Kubar


    KUTAI BARAT, KALTIM – Pasangan Ir. Rama Alexander Asia dam H. Abdul Azis, SE,MM yang disingkat “RAJA” memang dinanti dan dicintai rakyat, wartawan Metro Indonesia menemui Pak Coran yang rumahnya dipakai untuk sekretariat tim “RAJA” di Jalan Poros Melak–Barong. Ternyata banyak masyarakat yang datang kemari atas inisiatif mereka sendiri tanpa diundang dan tanpa diiming-imingi atau dikasih uang bensin, itu murni karena kecintaan dan kerinduan akan pemimpin yang bisa mengayomi seluruh masyarakat Kutai Barat (Kubar) dan  itu ada di pasangan “RAJA”.

    “Mereka kami layani seadanya hanya nasi dan sayur ikan asin, tidak pernah saya mendengar mereka ngomel kelaparan, kekurangan atau makanan tidak enak. Sehingga saya berkesimpulan itu adalah dasar cinta mereka terhadap pasangan “RAJA”, tidak seperti tetangga kita sambil memiringkan kepala keatas dan kebawah (Melak-Barong),” ujarnya. Tadi mereka menyampaikan pendapat di Kapolres setiap orang diduga pakai kemenyan Rp 200 ribu/orang, kalau saya belum punya cucu pasti saya ikut kan lumayan 1 sak beras.

    Lebih lanjut menurut sumber yang meminta identitasnya tidak disebutkan, bahwa Pak Rama ketika menjabat Bupati Kubar pada tahun 2001 s/d 2006, dengan APBD selama 5 tahun berkisar  1.6 Triliun, yang didalamnya termasuk gaji dan belanja pegawai  bisa membangun hapir ½ Kab. Kutai Barat, antara lain Kantor Bupati, kantor Dinas Badan, kantor DPRD beserta rumah dinas ketua dan wakil ketua, Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar, rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati, jalan-jalan di Kubar walaupun belum diaspal tapi telah ada, setiap rupiah dari APBD pengeluarannya betul-betul untuk membangun keperluan dasar masyarakat dan identitas kabupaten pembangunan Kantor, jalan, jembatan betul-betul berkualitas.

    Contohnya jalan ke Kec. Nyuatan umurnya sekitar 7 tahun sampai sekarang belum ada yang rusak. “Saya mendukung RAJA pada pilkada 2011 ini saya ingin lihat bagaimana perkembangan pembangunan di Kutai Barat ketika Pak Rama mengelola APBD sekitar 8 triliun seperti APBD tahun 2006-2011,” tegasnya sambil mengakhiri pembicaraan. Semoga impian mulia Bapak menjadi kenyataan.

Si Burung Enggang
    Ketika di kabarkan bahwa pasangan “RAJA” lolos pilkada 2011 salah satu tokoh masyarakat dari Kec. Long Apari Pak Nyaran Behen, langsung berkomentar syukur pada Tuhan akhirnya si Burung Enggang itu masuk pilkada 2011, kami masyarakat hulu mahakam pasti dukung karena waktu beliau menjadi Bupati maskot Kutai Barat adalah Burung Enggang merupakan burung kebanggaan kami.

    Burung itu pasti kembali untuk terbang tinggi mengayomi memberi perdamaian, persatuan, kemakmuran seluruh Kutai Barat. Lain pendapat Pak Jalung Merang yang mohon nama Kampungnya tidak ditulis, saya tidak akan dukung Pasangan “RAJA” karena pasti akan mengevaluasi / membatalkan pemekaran Kabupaten Mahakam Ulu, Metro Indonesia menghubungi pak Rama via handphone wacana pemekaran Mahakam Ulu di usulkan jauh sebelum saya menjadi calon Bupati 2011 segala persyaratan sudah lengkap jadi persetujuan pemekaran Kab. Mahulu itu sudah  menjadi wewenang pemerintah pusat tidak bisa di interpensi oleh Bupati terpilih siapapun nantinya.

    “Tugas saya jika terpilih hanya membangun seluruh Kubar tanpa membedakan daerah dan golongan uang APBD adalah uang rakyat jadi semuanya harus dikembalikan untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya (Tim)

Kirim Komentar Anda....!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.













© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola