Dinas Pertanian Dongkrak In-come

Masyarakat Kabupaten Sangihe

    Sangihe, SULUT — Suatu kewajiban pemerintah untuk memikirkan dan  melakukan suatu program yang menyentuh pada taraf peningkatan kehidupan masyarakat sehingga dapat mencapai suatu kehidupan yang makmur dan sejahtera seperti yang diharapkan selama ini.
    Untuk itu dinas Pertanian Kabupaten Sangihe telah melakukan suatu terobosan baru sebagai salah satu program yang dapat mendongkrak in-come per kapita masyarakat Sangihe ke arah yang lebih baik yaitu pengembangan penanaman sayuran dataran tinggi. Di mana area atau lahan di Kabupaten Sangihe sangat mendukung program ini.


                                 Ir. B. S. Lino, MBA
    Untuk langkah awal dinas pertanian Kabupaten Sangihe telah
menyiapkan lahan seluas 30Ha yang terdiri dari 6 lokasi yaitu Bukide, Malamenggu, Pindang, Gunung, Lenganeng dan Pusunge. Selain telah menyiapkan lokasi penanaman dinas pertanian saat ini gencar-gencarnya melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada kelompok masyarakat, dengan tujuan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang potensial, peningkatan etos kerja, peningkatan ketrampilan dan pengembangan teknologi, peningkatan produksi, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan serta mengurangi pasokan dari luar daerah.
    Jika program ini berjalan dengan baik maka bisa diperkirakan hasil panen setiap tahun mencapai 2-5 Ton/Ha itupun merupakan hasil yang minimal.
    Kepala dinas Pertanian Kabupaten Sangihe Ir. B.S. Lino MBA ketika ditemui wartawan Metro Indonersia di ruang kerjanya mengatakan, bahwa ini merupakan suatu terobosan baru dari dinas pertanian dalam rangka peningkatan taraf kehidupan masyarakat yang khususnya masyarakat petani serta untuk mengenjot pendapatan asli daerah (PAD). Karena pemerintah daerah sangat konsen dengan program pertanian untuk dijadikan salah satu sub sektor yang sangat menjanjikan, sehingga peningkatan produkfitas lahan dan tenaga kerja berkembang, dengan suatu obsesi bagaimana menciptakan rupiah dan ringgit.
    “Pengembangan penanaman sayuran pada dataran tinggi itu suatu terobosan baru yang diprogramkan oleh pemkab Sangihe, dalam hal ini dinas pertanian. Sehingga dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat serta etos kerja dari masyarakat untuk lebih maju lagi, agar supaya ketergantungan hasil pertanian dari daerah lain berkurang atau tidak akan pernah lagi. Ini menjadikan daerah Kabupaten Sangihe sudah bisa memproduksi hasil pertaniannya dan dapat memenuhi kebutuhan dari masyarakat Sangihe,” ungkap Kadis Pertanian.
    Sementara tokoh pendidikan Kabupaten Sangihe Charles Balanehu, STh kepada wartawan Metro Indonesia ketika ditanyakan tentang program pertanian ini mengatakan, sudah sewajarnya pemerintah Kabupaten Sangihe memprogram hal ini karena merupakan salah satu sub sektor yang dapat mengangkat taraf kehidupan masyarakat yang lebih layak lagi, sehingga soal ketergantungan produk pertanian dari daerah lain tidak ada lagi.
    “Melihat situasi tanah sebagai lahan untuk mengelola bidang pertanian maka sudah sewajarnya pemerintah Kabupaten Sangihe memprogram suatu terobosan baru tentang pengembangan penanaman sayuran didataran tinggi. Sehingga ketergantungan Kabupaten Sangihe ke daerah lain tidak pernah ada lagi, selain itu dengan program ini dapat meningkatkan pemasukan per kapita masyarakat itu sendiri,” ujar Charles.
    Potensi alam Kabupaten Sangihe baik darat, laut, dan udara sangat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat, akan tetapi semua itu kembali pada pemerintah dan masyarakat Sangihe itu sendiri. Mau maju atau tidak? (Janis)




Kirim Komentar Anda..!!












© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola