Molen Hanya Sebagai Pajangan saja

 Haji Salman Rakus Proyek 




 


     Kerinci — Proyek Jalan lingkungan desa ini sepertinya tidak pantas dilaksanakan oleh kontraktor yang selama ini mengerjakan proyek besar-besar saja dengan nilai milyaran rupiah. Pasalnya masyarakat sangat kecewa karena diduga kontraktor menganggap enteng pekerjaan dilakukannya.

     “Haji Salman itu kok mengerjakan proyek didusun kami, proyek  kecilpun diambilnya”, pungkas warga Desa Pengasi Lama Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci, Jambi kepada wartawan Metro Indonesia beberapa waktu lalu.

     Semen diaduk para pekerja proyek secara manual, sedangkan molen yang tersedia dilokasi proyek menonton para pekerja melakukan tugas. Wartawan mempertanyakan hal ini kepada Haji Salman, selanjutnya Salman menegur para tukang agar untuk segera menggunakan molen. Akhirnya 1 hari kerja molen melaksanakan tugas, alias digunakan untuk mengaduk semen. Namun hari berikutnya molen juga tidak digunakan sama sekali, kembali bungkam menonton para pekerja, dengan alasan molen rusak.

     “Dalih kontraktor untuk cari keuntungan dengan berbagai cara”, pungkas warga desa ini sinis. Pekerjan pembuatan jalan yang tidak diketahui volume atau panjangnya ini dikerjakan dalam waktu beberapa hari saja oleh kontraktor.

     Diduga proyek ini titipan Oknum Dewan yang suka cari untung dan tanpa memikirkan nasib rakyatnya. Proyek ini dilaksanakan oleh kontraktor H. Salman dengan meminjam perusahaan orang lain CV.Prima Agung, lantaran perusahaan yang dia miliki klasifikasi perusahaan grade besar untuk kegiatan proyek besar. Proyek TA.2011 APBD kerinci dianggap proyek siluman karena tidak ada papan merek sebagai identitas pekerjaan.

     Hasil pantauan dilapangan proyek ini diperkirakan 80 persen hanya menempel pada bangunan jalan yang sudah ada. Bahkan jalan yang sudah ada itu merupakan bagian, hasil proyek PNPM desa ini tahun 2009, hasil proyek jalan lingkungan desa TA.2008, dan beberapa persen lainnya merupakan jalan lama.
Proyek dikerjakan kontraktor haji salman ini diduga terlalu banyak meraup untung, hasil temuan koran ini disaksikan para warga desa ini , ratio perbandingan adukan koral dan semen adalah,  25 keranjang banding setengah Zak semen.

     Bangunan jalan lama seharusnya dikerok dan dibersihkan  terlebih dahulu, namun para pekerja lansung saja menempelkan adukan diatas bangunan lama. Jelas bangunan jalan tak akan bertahan lama karena tidak senyawa dengan tempelan adukan baru, bahkan adukan secara manual diaduk para pekerja hanya beberapa kali saja tanpa menggunakan molen samasekali.

     Warga desa ini tak bisa berbuat apa-apa, mereka hanya dapat mengutuk pelaksana proyek. Hasil klarifikasi koran ini H. salman berjanji akan memperbaikinya namun sampai saat ini, salman cuek bebek menikmati hasil kerjanya.

Dinas PU tidak Terima
     Sementara itu pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kerinci dari PPTK Cipta Karya Yonmansyah sangat prihatin dengan kondisi proyek jalan lingkungan desa di pengasi lama setelah cross cek kelapangan (18/2), dari hasil laporan metro indonesia terhadap pekerjaan H.Salman.

     Yomansyah membenarkan laporan Metro Indonesia, dikatakannya bahwa proyek itu sangat Amburadul, ketebalan dihitung tidak sesuai, model badan jalan yang dibentuk tidak bentuk jalan yang sebenarnya, dikerjakan asal-asalan saja, dan tidak akan bisa menjamin apakah akan bisa bertahan dalam jangka satu tahun.

     Selain itu proyek jalan lingkungan desa terletak di desa pulau pandan kecamatan batang merangin yang juga dikerjakan haji salman setelah dipantau Yonmansyah mengalami yang yang sama, hasilnya juga tak bisa diterima dinas PU karena Amburadul.

     Masyarakat desa setempat ketika dikonfirmasikan hal ini mengharapkan agar jalan itu segera diperbaiki. “H. Salman kontraktor kaya seharusnya jangan hendaknya melakukan pekerjaan proyek kecil, beri kesempatan kepada kontrktor kecil”, kata warga. Bupati dan dewan jangan asal janji dan cuek bebek untuk mem-Blacklist kontraktor nakal, yang hanya memikirkan nasib mereka dengan keuntungan besar tanpa memikirkan nasib rakyat kecil.(Jhontech & Yosep)

Kirim Komentar Anda…..!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.














© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola