Masih Adakah Pejabat yang Punya Hati Nurani?

 

 

    Praktek-praktek Korupsi di Republik ini sepertinya semakin menjadi-jadi...... masih adakah pejabat yang punya hati nurani dan memikirkan rakyat ??? Jawabannya tidak.

    Karena program-program yang katanya pro rakyat itu adalah bohong besar. Salah satu contoh adalah dana Aspirasi yang diusulkan partai Golkar atau yang dulu disebut dana adhoc yang peruntukannya untuk  percepatan pembangunan bagi daerah miskin dan tertinggal, yaitu " DANA PENYESUAIAN INFRASTRUKTUR DAERAH TAHUN 2011 7,7 TRILLIUN" yang seharusnya untuk di alokasikan ke daerah-daerah yang miskin, justru yang mendapat anggaran adalah daerah-daerah yang sudah maju.

    Salah satu contoh adalah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu yaitu  Usulan Pembangunan Jalan dan jembatan daerah, itu KAUR tidak diberi anggaran oleh Menteri Keuangan dan Badan Anggaran DPR-RI dalam program Penyesuaian Infrastruktur Daerah tahun 2011.
Memang bagi daerah-daerah yang sudah maju dan mampu, tentu bisa untuk mengikuti permaianan dengan melakukan loby-loby khusus meyakinkan orang-orang dalam ".." misalnya dengan membuat rekening bersama sebagai jaminan/komitmen fee atau bayar upeti duluan untuk mendapatkan anggaran tersebut, apalagi anggarannya luar biasa.

    Tetapi bagaimana dengan daerah yang miskin dan tidak mampu untuk melakukan itu ? sedangkan program pembangunan infrastruktur Jalan dan jembatan yang telah diusulkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, itu sangat dibutuhkan oleh rakyat.
Jawabannya mungkin bodo amat, emangnya gue pikirin. Artinya sampai dunia kiamat tetap saja rakyat kecil yang akan jadi korban dan selalu dituntut untuk tetap bersabarrrrrrr.

    Pejabat sekarang ini memang selalu hanya memikirkan, bagaimana pemasukan..!! Sedang pengeluarannya diusahakan untuk seminim mungkin, tidak hanya kepada pengeluaran sehari-hari, kepada teman-teman dekatnyapun yang pernah ikut membantu mensukseskan tidak pernah difikirkan. Setiap kali ada yang datang, selalu curiga. “Wah..!! dia lagi datang, mau apa dia..??” selalu saja dianggapnya menyusahkannya. Bahkan ada singkatan dengan 4 huruf kembar, yakni 4-L. Loe Lagi.. Loe Lagi..

    Jadi pejabat kita sekarang ini memang sudah tidak punya hati nurani lagi, tidak hanya terhadap keluarga dekatnya, terhadap masyarakat yang jelas-jelas membutuhkan seorang pemimpin untuk membangun masa depan pun, sepertinya hanya memikirkan kepentingan pribadi.
Dukunglah pejabat yang memikirkan masa depan rakyat.

Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.

Back
















© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola