Honor Pegawai Perpustakaan
dan Arsip Tidak Teranggarkan

A.R.Sarira

    Sangihe — Sungguh malang nasib 27 orang pegawai honor pada kantor arsip dan perpustakaan Kabupaten Sangihe yang telah bekerja dengan penuh semangat tanpa mengenal lelah demi mengais rezeki untuk kelangsungan hidup keluarga yang pada akhirnya hak mereka selama 3 bulan terakhir tahun 2010 sebagai pegawai honor daerah yang ditempatkan pada kantor tersebut bakal tidak bisa mereka nikmati.

    Pada saat sidang perubahan anggaran pada DPRD Kabupaten Sangihe item tersebut tidak dapat diposkan sebagai salah satu mata anggaran pada Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sangihe.

    Seharusnya pemerintah kabupaten sangihe bersama mitra kerja Dewan Perwakilan Rakyat jeli melihat permasalahan ini karena ini menyangkut kebutuhan primer dari para pegawai honor tersebut,apa artinya suatu kabupaten dimana salah satu visi dan misi bahwa pemerintah akan memperjuangkan nasib masyarakatnya tapi kenyataannya jauh api dari pangangnya.

    Menyikapi hal ini Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan daerah Kabupaten Sangihe Drs. A.R.Sarira kepada wartawan Metro Indonesia mengatakan, sangat menyesali hasil dari sidang perubahan anggaran pendapatan belanja daerah dari pemerintah kabupaten sangihe karena hal ini tidak dapat mengakomodir kepentingan yang prioritas dari para pegawai honor daerah, sementara mereka telah menjalani pekerjaan dengan disiplin, penuh semangat untuk membantu program pemerintah yang khususnya dibidang keperpustakaan.

    Seharusnya pemerintah kabupaten sangihe memperhatikan serta memikrkan nasib para honor daerah tersebut karena mereka merupakan tulang pungung dalam perkembangan sangihe kedepan.

    “Sebagai kepala kantor arsip dan perpustakaan kabupaten sangihe saya sungguh sangat kecewa dengan hasil sidang perubahan anggaran karena tidak dapat mengakomodir secara maksimal kebutuhan dari masyarakat, sudah sewajarnya para pegawai honor tersebut menerima upah mereka karena mereka itu telah melakukan tugas yang diembangnya, saya telah berupaya menghubungi kepala dinas PPKD Kabupaten sangihe untuk menanyakan hal ini sekaligus memberi pertimbangan bahwa ini terkait nasib orang banyak,namun kepala dinas PPKAD hanya mengatakan bahwa nanti akan diperjuangkan pada bulan Januari Tahun 2011,” ujar Sarira, kepala kantor arsip tersebut.

    Saat wartawan Metro Indonesia mencoba menemui kepala dinas PPKAD tidak berada ditempat karena tugas luar. (JANIS)

Kirim Komentar Anda..!!

Back 












© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

 


This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola