Jalan Lingkungan Retak Mudik
Pembangunannya Asal Jadi



    Mukomuko — Pembangunan Jalan di Lingkaran Desa Retak Mudik yang dikerjakan oleh CV.Tria Duha dengan Sumber Dana DPIPD Kabupaten Mukomuko tahun anggaran tahun 2010 dengan nilai Kontrak Rp 635.968.000,- Nomor Kontrak 122/SPK/BM/PU-MM/2010.namun yang sangat disayangkan cara pelaksanaan pekerjaan oleh pihak CV.Tria Duha  diduga telah merobah Spesifikasi Teknis (Speks) yang ada didalam Rencana Anggaran Belanja (RAB).

    Karena pekerjaan dari perusahaan tersebut amburadul alias asal jadi karena  bobot pekerjaan tidak bekualitas baik apalagi sekarang hampir semua jalan yang telah diaspal Lapen Berem Jalan sudah mulai rusak dan hancur karena disinyalir tidak adanya pengawasan dari pihak Dinas PU Kabupaten Mukomuko untuk mengawasi pihak kontraktor CV.Tria Duha bekerja ,sehingga membuat kontraktor bekerja semaunya saja.

    Seperti penimbunan pingir jalan untuk finishing tidak dilakukan dengan baik sehingga Nampak jelas cara penyelesaian pekerjaan disinyalir amburadul karena antara badan jalan dengan siring tidak sejajar sehingga Berem jalan tidak ada kekuatan sama sekali dan pembangunan siring sangat jauh berada dibawah badan jalan sehingga untuk mengamanan pengguna jasa jalan itu sangat terancam sekali dan juga tentang badan jalan yang dibangun sangat sempit dan lebar jalan berpariasi karena ketika digilas tampak timbunan itu  labil alias kurang padat, karena mutu dari kualitas matrial  yang dipergunakan  bukan memenuhi standar dalam teknis yang ada dalam kontrak.

    Begitu juga dengan batu pasangan untuk penahan tebing dijalan kiri kanan diduga adukan semen satu banyak sehingga sangat diragukan untuk ketahanan pasangan tersebut dan malahan sekarang semen pasangan itu sudah banyak yang gompel retak dan semennya berjatuhan Menindak lanjuti pekerjaan dari CV.Tria Duha diduga dengan sengaja bekerja semaunya di jalan Lingkar Desa Retak Mudik  Kabupaten Mukomuko,seperti pemakaian  aspal sangat tipis hingga kelihatan lubang pori-pori jalan yang sangat kasar sewaktu MI investigasi kelokasi proyek belum lama ini melihat bahwa proyek jalan Lapen ini sangat jelek dari pekerjaan perusahaan lain yang sudah pernah dikerjakan sehingga jalan yang baru saja selesai dibangun sekarang sudah mulai nampak rusak.

    Begitu juga dengan pembuatan badan jalan yang harus di sekrap terlebih dahulu harus berbentuk boling, tapi jalan yang di sekrap oleh Kontraktor hanya mendatar saja. jika jalan tidak boling seperti yang ada sekarang ini, akan mengakibatkan fisik jalan akan digenagi air hujan dan mengakibatkan jalan yang baru saja dibangun akan cepat rusak.

    Menindak lanjuti pekerjaan dari CV.Tria Duha yang dibantu oleh PPTK untuk kelancaran proyek  dari awalnya proyek ini sudah Nampak kejanggalan sewaktu pekerjaan baru dimulai oleh CV.Tria Duha untuk mengerjakan proyek terutama  kurangnya pengawasan dari pihak PU Kabupaten Mukomuko sehingga mutu dari pekerjaan benar-benar tidak baik sehingga sekarang ini jalan yang baru siap dikerjakan kok Nampak tidak boling dan Berem jalan sudah mulai Nampak berserakan semuanya ini tanggung jawab siapa.

    Menyingkapi proyek jalan yang dikerjakan oleh kontraktor CV.Tria Duha, kental dengan nuansa KKN, sesuai dengan Undang-undang KKN,pasal 2, No.31 Tahun 1999 jo.Undang-undang N0.20 Tahun 2001, Setiap orang melawan hukum dengan sengaja melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan Negara atau perekonomian Negara,dipidana dengan pidana penjara seumur hidup, namun hingga kini belum ada tanda-tanda dari pihak penegak Hukum Polres dan Kajari Kabupaten Mukomuko untuk melirik pekerjaan dari CV.Tria Duha yang bekerja asal jadi di Jalan Lingkungan Desa Retak Mudik Kabupaten Mukomuko. (KDRT.01)

Kirim Komentar Anda..!!












© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola