Penanganan Jembatan Kali Keruh Membutuhkan Dana 1 M |

BREBES, JATENG — Jebolnya talud pengaman Jembatan Kalikeruh dan oprit jembatan sepanjang 15 meter dengan ketinggian 6 meter di jalan lingkar Bumiayu yang terjadi pada, Selasa (21/2/2012) malam. Mendorong Bupati Brebes H. Agung Widyantoro, SH, MSi selaku pimpinan daerah untuk terjun langsung melihat kondisi dilapangan.
Bupati Brebes didampingi dengan Dinas Binamarga Provinsi telah melihat secara langsung dari lokasi dan selaku pimpinan daerah pihaknya merasa prihatin dengan bencana ini, betapun semua pihak sudah berupaya secara maksimal demi kelestarian jembatan ini namun alam berkata lain. “Hikmahnya adalah ketika kita tidak bijak mengelola alam dengan baik maka akan terjadi bencana seperti ini dan banyak kerugian yang akan ditanggung namun jika kita bijak mengelola alam maka musibah seperti ini tak akan terjadi,” katanya.
Bupati berjanji akan mengupayakan koordiniasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk bisa melakukan langkah-langkah tanggap darurat. Dengan langkah tanggap darurat ini pihaknya akan membuat bronjong kembali, setidaknya untuk mengalihkan aliran air sungai guna mengurangi tingkat hantaman air.
Sementara pihak Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah Agus setiyono mengatakan, secara materi kerugian yang diakibatkan oleh ambrolnya talud pengaman tidak dapat ditaksir namun dari sisi kontruksi bangunan untuk pergerakannya sekitar Rp.500.000,- hingga Rp. 1 Milyard.
“Untuk proses pengurugan bahu jalan yang longsor, kami ditarget seminggu harus dapat terselesaikan itupun jika cuaca yang mendukung,” pungkasnya. (Aco)
Back
Kirim Komentar Anda...!!!
© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved