Perjalanan Panjang Walikota Sungai Penuh Jambi

 Jembatan Tembus Antar Provinsi Siap Diwujudkan Demi Rakyat


 Bupati Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Drs. Ichwan Yunus CPA.Ak.MM

Walikota Sungai Penuh Ir. H. Akmal Thaib, MM


     Mukomuko — Rencana pembangunan jembatan tembus dari desa Sungai Ipuh Kecamatan Selagan Raya Kabupaten Mukomuko menuju Kecamatan Lempur Kabupaten Kerinci terus digiatkan, karena jembatan tersebut merupakan penghubung kedua Provinsi Bengkulu dan Provinsi Jambi. Jembatan tersebut akan diwujudkan demi kepentingan rakyat, khususnya masyarakat kedua provinsi itu, dan pembangunannya akan disepakati dengan bersih dari Korupsi dan Kolusi.

     Walikota Sungai Penuh, Ir. H. Akmal Thaib. MM beserta jajarannya belum lama ini menyusuri jalan dari Kecamatan Lempur Kabupaten Kerinci hingga tembus ke Kecamatan Selagan Raya Kabupaten Mukomuko.

     Kedua pemerintah Daerah dan segenap para pejabat dilingkungan Pemkab Mukomuko menggelar rapat untuk penyambutan Careteker Wali Kota Sungai Penuh Ir. H. Akmal Thaib. MM beserta jajarannya yang akan menyelusuri jalan Kecamatan Lempur yang tembus Di Kecamatan Selagan Raya Desa Sungai Ipuh, Wali Kota Sungai Penuh yang juga menjabat Asisten Bidang Pembangunan Provinsi Jambi harus menempuh jalan setapak dengan tujuannya adalah untuk mengetahui seperti apa medan jalan yang nantinya akan dibangun sehingga bisa dibangun jalan semi permanen Sedangkan jalan sejauh 45 KM masih kondisinya hutan belantara dan bakal memaksa rombongan Wali Kota untuk menginap semalam ditengah hutan karena masih parahnya kondisi jalan pada saat ini.

     Rombongan Wali Kota menyusuri jalan setapak itu pada tanggal 13 April 2010 dengan berjalan kaki rombongan Wali Kota sengaja menyelusuri jalan setapak menuju Desa Sungai Ipuh setelah sampai de Desa Sungai Ipuh Kecamatan Selagan Raya rombongan Wali Kota akan dijamu dengan makan malam bersama rombongan Pejabat dari Kabupaten Mukomuko.

     Mengenai rencana pembukaan jalan setapak itu dari pemerintah Kerinci akan mengajukan izin pinjam pakai kepada Kementrian Kehutanan RI dan untuk dana membangun jalan tersebut akan menggunakan dana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) karena jalan itu juga adalah jalan evakuasi bagi Kabupaten Kerinci dan juga untuk Kabupaten Mukomuko kalau ada bencana seperti meletusnya Gunung Kerinci dan warga kerinci bisa dievakuasi ke Daerah Sungai Ipuh begitu juga sebaliknya kalau memang terjadi bencana tsunami di Kabupaten Mukomuko maka warga bisa di evakuasi ke Kerinci.

     Pada Hari Rabu 13/4/2011 rombongan Careteker Wali Kota Sungai Penuh beserta rombongan bertolak meninggalkan Kecamatan Lempur untuk menelusuri jalan setapak yang menuju Desa Sungai Ipuh Kecamatan Selagan Raya Kabupaten Mukomuko namun hingga hari Kamis 14/4/2011 rombongan lebih dulu tiba 5 orang pemuda Lempur pada pukul 16.30 WIB keterangan dari salah seorang pemuda Lempur Saprianto mengatakan bahwa lantaran kelelahan rombongan Wali Kota Akmal Thaib harus ditandu untuk terus mengarungi perjalanan sejauh 45 KM.

     Akan tetapi rombongan dari Kerinci sempat menginap satu malam di tengah hutan tentunya persiapan rombongan dari Wali Kota benar-benar matang mulai dari logistik hingga perlengkapan untuk mengantisipasi serangan dari binatang buas, pada hari Jum’at 15/4/2011 rombongan Wali Kota beserta jajarannya sampai di Desa Sungai Ipuh walaupun keadaan Wali Kota itu sendiri harus ditandu, ungkap Saprianto menambahkan, memperkirakan stok logistik yang dibawa sangat mencukupi untuk dikosumsi rombongan selama satu malam hanya satu yang diharapkan Saprianto bahwa Cuaca sangat bersahabat, Wali Kota Sungai Penuh Juga terdiri dari anggota Kepolisian, Mahasiswa sebanyak 7 orang Satpol PP sebanyak 3 orang pemuda sebanyak 30 orang KPA Telaga Biru sebanyak 10 orang anggota dari Tagana dan Tim Medis 2 orang sementara rombongan Wali Kota tiba di Desa Pondok baru Sungai Ipuh kelima pemuda yang duluan tiba dipersilahkan untuk menginap dirumah warga.

     Sementara itu Kades Desa Pondok Baru Sungai Ipuh, Ramli yang menyambut kedatangan 5 orang pemuda asal Lempur bersama pejabat dari Kabupaten Mukomuko yang turut ikut serta untuk menyambut kedatangan rombongan Wali Kota Sungai Penuh dan untuk sementara  dari Desa Pondok baru telah mengutuskan 6 orang warga masyarakatnya untuk melihat kedalam hutan dan mereka mendapat tugas untuk memastikan kondisi rombongan dari Wali Kota Sungai Penuh baik-baik saja hingga  sampai rombongan sampai di Desa Pondok Baru Sungai Ipuh nantinya.

      Untuk diketahui langkah Kareteker Wali Kota Sungai Penuh menyusuri jalan setapak menuju Kabupaten Mukomuko adalah dalam rangka pembangunan jalan evakuasi bencana dari hasil pengecekan tersebut pihak pemerintah kabupaten Kerinci akan mengajukan izin pinjam pakai kepada Kementrian Kehutanan RI dan untuk dana pembangunan jalan tersebut akan menggunakan dana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) semoga berhasil apa yang direncanakan oleh Kedua Pemerintah Daerah Kerinci dan Kabupaten Mukomuko.(Alfian dan Heri Masri Tanjung)

Kirim Komentar Anda…..!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.















  © 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola