Jimmy Eman SE Resmi Menjabat Walikota Tomohon

 

Jimmy Eman


    TOMOHON — Wakil Walikota Tomohon Jimmy Eman SE, Ak, Rabu (12/01/2011), resmi menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Walikota Tomohon menggantikan Walikota Tomohon nonaktif Jefferson ‘Epe’ Rumajar SE. Hal itu dipertegas melalui SK Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.71-31/2011 tentang Pemberhentian Sementara Walikota Tomohon Jefferson ‘Epe’ Rumajar SE, sekaligus penunjukan Eman sebagai Plt Walikota Tomohon.

    SK Mendagri yang dibacakan Kepala Biro dan Pemerintahan Setdaprop Sulut Drs.Roy Tumiwa tersebut, ditandatangani Mendagri Gamawan Fauzi pada tanggal 10 Januari 2011. “Pemberhentian sementara ini, akan diberlakukan sampai selesainya proses hukum tetap. Dengan demikian yang akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Walikota, sepenuhnya diserahkan pada Plt Walikota, dalam hal ini Pak Jimmy Eman,” ungkap Tumiwa yang langsung disambut histeris oleh para PNS yang memenuhi aula Pemkot Tomohon sejak pagi hari.

    Usai pembacaan SK, Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang yang diwakilli Sekretaris Propinsi Drs Robby Mamuaja, menyerahkan SK. “Penyerahan SK ini merupakan tindak lanjut dari proses pelantikan dari walikota dan wakil walikota yang dilakukan di Jakarta waktu lalu. Dan selanjutnya sesuai dengan aturan dan mekanisme, walikota harus dinonaktifkan,” kata Mamuaja mengutip pernyataan Gubernur.

    Lebih lanjut dikatakannya, dengan jabatan sebagai Plt Walikota, maka kewenangan Eman sama dan setara dengan kewenangan walikota definitif. “Wewenang ini penuh, bukan sepotong-sepotong. Sebab, kalau demikian itu justru salah,” ungkap Mamuaja.

    Gubernur, lanjut Mamuaja, mengingatkan Eman agar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Plt walikota, hendaknya mengedepankan agenda rakyat, yakni pembahasan APBD 2011. “Tomohon merupakan daerah yang paling terlambat membahas APBD. Padahal, APBD merupakan patokan dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan di tahun 2011 mendatang. Jadi kalau tak dibahas, maka tidak ada pedoman, dan anggaran yang dapat digunakan hanya untuk gaji saja,” ujarnya.

    Di sisi lain, terkait dengan penataan organisasi yang saat ini berjalan pincang, karena terjadi dualisme kepemimpinan di Satuan Kerja Perangkat Daerah, gubernur menegaskan bahwa pembenahannya di serahkan pada Eman. “Untuk penataan organisasi menjadi kewenangan Plt walikota. Tetapi yang perlu diketahui bahwa dalam pengangkatan pejabat eselon II terlebih dahulu harus dikoordinasikan ke Pemkot. Sebab, jangan sampai ada pejabat eselon IV a menjabat Kepala Dinas, lantas yang menjadi bawahannya pejabat eselon IV/b,” tandasnya.

    Selain itu, gubernur mengingatkan agar PNS di Kota Tomohon mengedepankan loyalitas terhadap pimpinan. “Sebagai PNS, saudara harus loyal terhadap atasan. Harus mendengar arahan pimpinan dan tentu saja mendukung jalan raya pemerintahan yang dipimpin Pak Eman,” tegasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Asisten I Drs Arnold Poli SH MAP, Kepala Inspektorat Jeffry Korengkeng SH Msi, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Drs Roy Tumiwa Mpd, Kepala BKD Drs Mecky Onibala, Kepala Biro Hukum Christiano Talumepa SH, Kabandiklat Dra Roosje Kalangi, dan Kepala Biro Orpeg Dra Lynda Wantania Msi MM. Menariknya, dalam kesempatan tersebut, seluruh pejabat di lingkup Pemkot Tomohon terlihat hadir dan membaur. (Albert Montolalu)

Kirim Komentar Anda..!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.

 













© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola