Kantor Unit Pelabuhan Kelas II Tahuna Berbenah Diri



     Sangihe, Sulut — Tak puas dengan luncuran dana APBN Tahun 2011 sebesar Rp. 60 M untuk pembangunan beberapa Dermaga di wilayah Kabupaten Sangihe, maka Tahun 2012 Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Tahuna yang sebelumnya terkenal dengan nama Kantor kepelabuhanan melakukan program kerja dengan meloby dana APBN yang rencananya akan digunakan untuk membangun beberapa Dermaga serta melanjutkan pembangunan beberapa dermaga yang fasilitasnya belum selesai.

     Sesungguhnya apa yang dilakukan oleh kantor unit penyelenggara pelabuhan kelas II Tahuna ini merupakan suatu kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat dikabupaten terluar dari provinsi Sulawesi Utara.

     Adapun rencana program kerja  yang akan dilakukan oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Tahuna pada 2012 yaitu pekerjaan lanjutan dimana yang diusulkan adalah pembangunan dermaga Marore sisi darat, lanjutan pembangunan dermaga Kawio sisi darat, pembanguan dermaga Matutuang sisi darat, pembangunan dermaga Bukide sisi laut, pembangunan dermaga Lipang sisi laut, pembangunan dermaga para sisi laut, pembangunan dermaga Kahakitang sisi laut, pembangunan dermaga Petta sisi laut dan darat, pembangunan dermaga Tahuna sisi laut dan darat serta pengembangan pembangunan dermaga kontener, pembangunan baru dermaga Pulau Kalama dan perpanjangan dermaga pelabuhan rakyat Dimahangetang, Bebalang, Ben Darat, Ben Laut serta Tinakareng. Keseluruhan pembangunan ini diperkirakan menelan biaya sebesar Rp. 140 M sehingga dukungan dari semua pihak sangat diharapkan baik dari pemerintah daerah ataupun dari masyarakat itu sendiri.

     Untuk pembangunan Pelabuhan atau Dermaga Tahuna rekomondasi dari pemerintah daerah sudah ada akan tetapi untuk pembangunan pelabuhan atau dermaga kalama belum ada, oleh karena itu sebaiknya pemerintah daerah kabupaten sangihe pro aktif dalam menunjang program kepelabuhanan ini.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Tahuna Mocodompis Muhaling, S.IP kepada wartawan Metro Indonesia mengatakan, apa yang dilakukan oleh kantor unit penyelenggara pelabuhan Tahuna bukan sekedar suatu keinginan akan tetapi ini merupakan suatu pemenuhan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sangihe dimana merupakan pulau terluar dari provinsi Sulawesi Utara yang berbatasan dengan negara tetangga Philipina. Sehingga persoalan kelengkapan sarana pelabuhan ataupun dermaga sangat perlu untuk diperhatikan baik dari pemerintah daerah,provinsi yang lebih terpenting pemerintah pusat.

     “Sesungguhnya program yang dilakukan oleh kantor kami bukan hanya berdasarkan pada keinginan saja akan tetapi itu karena pemenuhan kebutuhan masyarakat Kabupaten Sangihe dalam rangka menunjang transfortasi laut, sehingga kami berharap dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah daerah agar supaya program ini pada Tahun 2012 dapat terlaksana,” ujar Pak Muhaling panggilan akrab kepala kantor unit penyelenggara pelabuhan kelas II Tahuna. (JANIS)

Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.















© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola