
Kepsek SMK I Manado
Manado — Sementara Kasus Korupsi SKM III Manado masih ditangani oleh pihak Kejaksaan Manado, karena terindikasi telah menyalahgunakan uang bantuan guna pembangunan gedung sekolah dari pemerintah pusat Depertemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia.
Kini muncul kembali terindikasi lagi satu kasus, yakni baru menjabat kurang lebih 3 tahun sebagai Kepala Sekolah SMK I Manado. Keberadaan taraf hidup ekonomi dari oknum yang berinsial OT sudah berubah drastis. Di mana telah memiliki rumah mewah (hasil dari rehab), dan mobil, bahkan di depan rumah tinggalnya sudah dibeli.
Perlu di pertanyakan hasil kekayaan yang seperti ini hasil keuangannya dari mana berasalnya. Hasil penulusuran dan investigasi Wartawan Metro Indonesia, awal kondisi kehidupan dari keluarga Kepsek SMK I Manado OT biasa-biasa saja, dimana pada waktu itu menjabat sebagai Kepsek SMK PGRI Manado, rumahnya sangat sederhana. Tentunya sudah sesuai dengan hasil dari tunjangan gaji yang diperolehnya.
Tetapi setelah menjadi Kepsek di salah satu sekolah top yang ada di Manado (SMK I), maka taraf kehidapan status ekonominya berubah secara drastis sekali. Maka untuk membuktikan bahwa keberadaan status ekonomi saat ini dari oknum OT (Olvin) bersama keluarga yang dimana dalam sebagai Kepsek SMK I Manado betul-betul bersih serta tidak korupsi uang rakyat (Dana sekolah serta pungli).
Wartawan Metro Indonesia pernah mewancarai Kepsek SMK I Manado tersebut, apa benar bahwa rumah tinggal dari ibu Kepsek sedang direhab jawabannya, “Iya benar”. Lalu dari mana dananya, “Kan suami saya kerja,” ujarnya dengan sangat tenang.
Maka untuk lebih kongkrit tentang kebenaran, bahwa Kepsek tersebut bersih dari tindakan korupsi dan tidak mengadakan pungli di sekolah, tak henti-hentinya wartawan Metro Indonesia mencari dan menulusuri lewat tetangga di mana mereka tinggal serta lingkungan sekolah.
Siapa sebenarnya, dan dari mana kekayaan seorang PNS dengan status sebagai Kepsek punya harta kekayaan seperti itu? Ini patut dicurigai, jawaban yang didapat oleh wartawan Metro Indonesia bahwa suami dari Kepsek tersebut hanya sebagai karyawan swasta biasa tidak terlalu menyolok hasil pendapatannya, dan nanti jadi Kepsek SMK I Manado.
Sayangnya waktu wartawan Metro Indonesia ingin bertemu dengan Kepsek SMK I Manado, terlebih dahulu harus berhadapan dengan empat orang bodyguardnya itu pun tidak bisa ketemu. Sehingga Kepsek tersebut sangat tertutup bagi wartawan, agar supaya masyarakat tidak mengetahui sedang apa yang ada sebenarnya dengan kondisi keberadaan dari SMK I Manado.
Informasi yang didapat lewat beberapa nara sumber yang dapat dipercaya, bahwa kondisi bangunan sekolah loteng terebut triplexnya sudah hampir jatuh. Sehingga tim investigasi akan kembali lagi dalam edisi mendatang dengan sejumlah berita yang akurat mengenai Kepsek SMK I Manado tersebut. (Albert/Jein)
Kirim Komentar Anda..!!
© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved