Periksa Kontraktor Proyek
Jalan Desa Talang Arah

    Mukomuko — Siluman hantu yang mengerjakan proyek jalan dari Desa Semundam menuju Desa Talang Arah Kecamatan Malin Deman Kabupaten Mukomuko, karena masyarakat tidak mengetahui proyek apa namanya yang sedang bekerja sekarang ini untuk menghamparkan batu koral yang bercampur pasir dan juga perusahaan mana yang mengerjakan proyek jalan itu,Karena tidak ada  papan merek proyek terpasang disekitar jalan yang sedang dibangun itu namun yang pasti itu adalah proyek dari PU Propinsi Bengkulu.

    Begitu juga dengan pasir yang dihamparkan disepanjang jalan tidak jelas apa nama proyek itu, pengoralan atau Telpot atau pengaspalan namun yang jelas pihak pekerja hanya menghamparkan batu bercampur dengan pasir (Sirtu) dan menggilas dengan alat berat sedangkan dasar dari jalan yang mau dikoral tidak dibersihkan terlebih dahulu main hantam kromo saja tidak disekrap terlebih dahulu sedangkan dasar dari jalan yang sedang dikerjakan sudah pernah pengerasan sebelumnya oleh pihak Pemkab Mukomuko.

    Menyikapi proyek pembangunan jalan dari Desa Semundam menuju Desa Talang Arah Kecamatan Malin Deman Kabupaten Mukomuko disinyalir pihak Kontraktor dan pihak Dinas yang bersangkutan telah melanggar ketentuan Keppres nomor 80 tahun 2003 dan pihak Dinas sudah termasuk pembohongan publik karena masyarakat tidak mengerti proyek jalan ini apakah proyek politik dan dananya berasal dari kantong pribadinya Agusrin selaku Gubernur Bengkulu yang terpilih pada saat sekarang ini karena dari mana datangnya dana untuk proyek itu tidak jelas begitu juga dengan pengawas proyek juga tidak jelas sama sekali  entah dari Dinas instansi mana proyek siluman tersebut berasal, karena  tidak jelas indititas proyek tersebut,masyarakat berharap kepada Kapolda dan Kajati Propinsi Bengkulu agar dapat memantau kelokasi Proyek jalan dari Desa Semundam menuju Desa Talang Arah Kecamatan Malin Deman Kabupaten Mukomuko dalam waktu dekat ini kalau ada temuan yang bersipat KKN tolong tindak kontraktor nakal dan termasuk dengan pengawas dari kegiatan Dinas mana proyek pengoralan  jalan itu.

    Karena pihak Dinas dan Kontraktor telah berani kangkangi Keppres No,30 Tahun 2003,karena pihak pengawas dari pihak Dinas instansi di Propinsi Bengkulu hampir semuanya kebal hukum ada juga asumsi dari masyarakat bawa para pengawas ikut-ikutan nakal apa lagi para PPTK dari Dinas PU Propinsi Bengkulu masyarakat berprasangka bahwa para pengawas mencontoh pemimpinnya yang berjiwa korup umumnya pekerjaan proyek di Propinsi Bengkulu  banyak yang tidak jelas indititas proyek yang dikerjakan oleh kontraktor Siluman namun tidak ada teguran oleh pihak penegak hukum yang terkait di Propinsi Bengkulu pada umumnya. (HM)

Kirim Komentar Anda...!!












© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola