Dugaan Korupsi Gedung Perlum Kejati Kejar Rais Lamangkona

 


Rais Lamangkona

 


     PALU, SULTENG – Pembangunan dan rencana renovasi gedung kelengkapan umum (Perlum) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sulteng) menuai korupsi, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng akan memanggil Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng Rais Lamangkona terkait penyelidikan perkara dugaan korupsi pembangunan bekas gedung BKD itu.

     Demikian Asisten Tindakan Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulteng, Abdul H. Rabunah, beberapa waktu lalu. Sekdaprov akan dipanggil untuk dimintai keterangan serta permintaan sejumlah dokumen terkait kucuran anggaran rencana renovasi bekas gedung BKD menjadi gedung Biro Perlum.
Dikatakannya, sebelumnya Sekdaprov Rais Lamangkona pernah dipanggil untuk rencana pemeriksaan 18 Mei 2011, namun yang bersangkutan tidak sempat memenuhi panggilan Kejasaan, karena dengan alasan ada kegiatan dinas yang harus di ikuti.

     “Sebelumnya, kami sudah panggil satu kali. Namun yang bersangkutan tidak sempat hadir. Tapi ketidakhadiran Sekdaprov itu ada konfirmasi kepada kami, berupa surat pemberitahuan resmi. Bahwa yang bersangkutan sampai tanggal 24 Mei nanti sedang mengikuti kegiatan pendidikan,” tegas Aspidsus itu.

     Olehnya, atas hal itu pihaknya kembali akan melayangkan panggilan kepada Sekdaprov, Rais Lamangkona. Panggilan kedua itu, kata Abdul H. Rabunah, akan dijadwalkan kembali setelah yang bersangkutan selesai mengikuti kegiatan kedinasan dari luar daerah.

     Ditanya tentang kemungkinan dipanggilnya mantan Sekdaprov, Gumyadi untuk dimintai keterangan, Aspidsus belum dapat memastikan.
Menurutnya, bagi siapa saja yang dianggap mempunyai keterlibatan serta mengetahui perkara, ini akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

     “Semua yang terlibat pasti akan kami periksa. Tinggal menunggu waktu saja, karena kami harus menjadwalkan dulu siapa yang akan diutamakan terlebih dahulu dipanggil serta persiapan penyidik. Karena masih ada beberapa perkara lain yang juga sedang kami tangani,” ujar Abdul H. Rabunah.
Sebelumnya, mantan Karo Perlum, Yuliansyah juga telah dipanggil dan dimintai keterangan. Selain permintaan keterangan, Yuliansyah juga telah memberikan dokumen terkait dengan perkara ini sesuai dengan permintaan penyidik. (Tim


Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.


















© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 


This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola