KPK Bidik Dugaan Korupsi Bupati Kerinci 


 


H. Murasman



     Kerinci, JAMBI — Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) berjanji akan menindaklanjuti pengaduan LSM GEGER tentang adanya dugaan korupsi Bupati Kerinci H. Murasman berdasarkan temuan BPK-RI Perwakilan Jambi tertanggal 6 Juli 2010 Nomor : 32.b/Hp/XVIII-JMB/II/2010, yang diduga kuat telah merugikan keuangan daerah atau Negara sebesar Rp. 11.607.212.363,00.

     Berdasarkan surat Nomor : B-3108 / 43 / 11/ 2010 yang dikirimkan KPK kepada Ketua LSM GEGER pada tanggal 15 Nopember 2010 yang ditandatangani langsung oleh a.n. Pimpinan, Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat, u.b. Direktur Pengaduan Masyarakat Eko Marjono, jelas Zoni Irawan sambil mempelihatkan surat yang kirimkan KPK kepada LSMnya.

     Sementara sisa uang yang harus dipertanggung jawabkan (UYHD) belum disetor ke Kas Daerah sebesar Rp. 2.818.966.157,15 dan rekening penampung nomor : 030101886 pada Bank Jambi juga tidak dilaporkan sebesar Rp. 250.000.000,00.

     Kemudian, pengesahan SPJ fungsional bagian umum sekretariat daerah sebesar Rp. 8,4 Milyar lebih tidak sesuai dengan ketentuan pertanggung jawaban dan terindikasi merugikan keuangan daerah dan pelaksanaan beberapa paket pekerjaan Dinas PU tidak sesuai kontrak dan terindikasi merugikan keuangan daerah sebesar Rp. 741 juta lebih. Adapun pelaksanaan alat kesehatan pada Dinas Kesehatan Tahun 2009 berpotensi merugikan keuangan daerah sebesar Rp. 130 juta lebih.

     Menurut Zoni Irawan, laporan tersebut selain hasil temuan BPK –RI perwakilan Jambi juga hasil investigasi dilapangan diduga telah terjadi korupsi, kolusi, dan nepotisme yang merugikan keuangan Negara sebesar Rp. 11,6 Milyar lebih yang dilakukan oleh H. Murasman, Cs selaku Bupati Kerinci, ungkap Zoni Irawan kepada Metro Indonesia, di Sungai Penuh kemarin.

     Dalam laporannya, LSM GEGER juga mohon kepada Presiden dan KPK untuk mengusut tuntas Laporan Pengaduan itu dan bila terbukti agar ditindak sesuai Undang-Undang yang berlaku. Sementara itu sejumlah Wartawan dan LSM yang ditemui media ini sangat mendukung laporan tersebut.

     “Betul, Kita mendukung Laporan LSM GEGER yang melaporkan Bupati Kerinci H. Murasman”. Sudah banyak kasus-kasus H. Murasman yang terkuak, seperti rekayasa CPNS Tahun 2009, pelecehan terhadap Wartawan, dan terakhir temuan BPK Jambi sebesar Rp. 11 Milyar lebih yang diduga kuat dilakukan oleh H. Murasman dan Kroninya, “Ujar beberapa rekan Wartawan Serentak”.

    Ironisnya, ketika Bupati Kerinci H. Murasman dikonfirmasikan terkait temuan BPK-RI perwakilan Jambi itu, mengakui sudah dikembalikan sebesar Rp 500 juta. Namun ketika didesak kepada siapa dikembalikan Murasman malah berdalih, kenapa LSM dan wartawan kok meributkan masalah temuan BPK-RI tersebut. Karena BPK-RI perwakilan Jambi sudah ada kerjasama dengan pemkab Kerinci, ujarnya.

     “Kenapa LSM dan wartawan kok meributkan masalah temuan BPK-RI itu terus, karena BPK dan Pemkab Kerinci telah ada kerja sama,” Ungkap H. Murasman di Kayu Aro disela acara ritual Gunung Kerinci beberapa waktu lalu tanpa merinci dalam bentuk apa.(Yosep/Edi .T)

Kirim Komentar Anda....!!!

Komentar Anda Akan Kami Muart di Metro Indonesia.















© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola