Empat Siswa Ikuti UN di Lapas Kelas IIA Jambi



     KOTA JAMBI — Ujian Nasional (UN) 2011 bagi siswa SMA telah dimulai sejak Senin (18/4) lalu. Beragam cerita mewarnai UN kali ini. Tak hanya berlangsung di sekolah, ada sejumlah siswa yang harus UN di lapas. Seperti apa?

     Untuk bisa lulus dari jenjang sekolah menengah atas (SMA), AN, AZ, FB dan NP, empat pelajar tingkat SMA tersebut harus menjalani UN di balik jeruji besi. Keempatnya ditahan di Lapas Kelas II A Kota Jambi, karena kasus pencabulan dan curanmor.

     Menempati ruang kesehatan (Poliklinik) Lapas Kelas II A Kota Jambi, keempat pelajar itu mengerjakan soal-soal UN dengan pengawasan ketat. Delapan petugas, dua dari Unja, empat dari sekolah masing-masing dan dua dari petugas lapas, turut jadi pengawas keempat peserta UN itu. Puluhan soal ujian nasional (UN) hari kedua, yaitu mata pelajaran matematika, terasa lebih sulit dikerjakan oleh mereka.

     Mereka tak mampu berbuat banyak. Jangankan untuk saling contek, melirik saja nyaris tidak bisa. Kondisi ini tentunya menambah beban bagi mereka. Ditambah lagi, tak satupun dari mereka yang mempersiapkan diri menjelang UN. Berbeda dengan siswa-siswa di luar jeruji yang aktif mengikuti bimbingan belajar.

     “Pusing,” begitu kata AN saat diwawancarai wartawan usai ujian. AN merupakan siswa kelas XII sebuah SMA swasta di Kota Jambi. Dia terjerat kasus pelecehan seksual. Ia pun harus menjalani ujian dengan suasana yang jauh berbeda dengan teman-temannya. Tak di sekolah, tapi di lembaga pemasyarakatan. (Hasril/Jhony)

Kirim Komentar Anda…..!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.















  © 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola