Dicintai Keluarga Disegani Bawahan

 Listrik Harus Dibayar Tepat Waktu 

Usri Syamsuddin, ST


     BENGKULU — Listrik merupakan salah satu kebutuhan masyarakat dalam hal penerangan rumah, elektronik, dan lain sebagainya. Tentunya dibutuhkan suatu kerja sama yang baik antara masyarakat pengguna listrik dengan PT (Persero) Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam hal menangani segala gangguan yang berakibat fatal, serta pembayaran yang semestinya tepat waktu. Untuk itulah PLN Wilayah S2JB Cabang Bengkulu Ranting Kabupaten Mukomuko siap membenahi dan membantu masyarakat dalam hal penerangan (listrik), juga dibutuhkan kerja sama yang baik di antara pelanggan.

      Hal itulah yang dilakukan Manajer PT PLN Wil S2JB, Usri Syamsuddin, ST ketika ditemui wartawan Metro Indonesia beberapa waktu lalu di ruang kerjanya. Pihaknya bertekad dan penuh tanggung jawab untuk membenahi tunggakan pelanggan PLN yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah. “Pelayanan kepada masyarakat harus penuh tanggung jawab yang tinggi, terutama dalam menangani tunggakan pelanggan. Kita tentu sangat menghargai para pelanggan dengan kebutuhan kesehariannya, namun semua perlu ditangani dengan kebijaksanaan, baik dari para pelanggan PLN sendiri, maupun dari kami tentunya,” ujar Usri Syamsuddin yang sangat disegani di kantornya ini.

     Meski baru saja menjadi Manager PT PLN WIL S2JB Cabang Bengkulu Ranting Mukomuko, Usri Syamsuddin bertekad dan penuh tanggung jawab serta selalu perhatian terhadap bawahannya. Sehingga Usri selalu dihormati dan disegani dikantornya. Apalagi Usri selalu turun ke lapangan kalau ada gangguan listrik, bahkan hampir sering tidak segan-segan turun tangan langsung bersama karyawan lainnya mengecek kerusakan yang ada tidak pandang waktu siang maupun malam.

     Usri Syamsuddin, ST yang sangat dicintai keluarganya itu selalu mengutamakan pelayanan terhadap masyarakat. “Alhamdulillah selama saya bertugas, walau kadangkala tidak ada waktu. Namun terhadap keluarga sangat dibutuhkan untuk kebersamaan,” ujar Laki-laki yang dilahirkan pada 08 Januari 1971 di Desa Ngulak Musi Banyu Asin tersebut.

     Tentang tunggakan para pelanggan PLN, Usri Syamsuddin sangat prihatin yang selama ini sudah mencapai ratusan  juta rupiah, sementara pihak PLN selalu berupaya membenahi pelayanan terhadap masyarakat. Selama ini masyarakat pelanggan PLN masih terbilang kurang menyadari dan sering terlambat untuk membayar rekening listrik sesuai dengan data yang dimiliki PLN Wilayah S2JB Cabang Bengkulu Ranting Kabupaten Mukomuko.

     Dalam kurun waktu belakangan ini tercatat lebih kurang tiga ribu pelanggan yang menunggak untuk pembayaran listrik, itu artinya pemasukan bagi PLN sebanyak ratusan juta yang sedianya bisa diperuntukan untuk biaya operasional masih tergantung. Bahkan disebutkannya juga terdapat instansi di lingkungan Pemkab Mukomuko yang sempat menunggak, seperti kantor pusat Pertamanan dan Kebersihan sering terlambat untuk pembayaran jasa PLN.

     Namun Usri Syamsuddin berharap, agar semua elemen bisa menyadari untuk kepentingan bersama. “Semoga tidak ada lagi istilah menunggak untuk pembayaran rekening listrik, kembali kepada pelanggan umum. Pihak kami memberikan batasan waktu sampai akhir bulan, jika pelanggan tidak ada kesadaran untuk membayar kewajibannya maka dengan berat hati meteran listrik yang sudah terpasang bakal dicabut. Kalau tidak demikian jelas pihak PLN bakal menderita kerugian,” tegasnya.

     Untuk itulah Usri Syamsuddin selalu dan selalu mengingatkan kepada seluruh pelanggan PLN untuk membayar tepat waktunya, dan bagi yang masih ada tunggakan untuk segera diselesaikan. Karena ini semua demi kemajuan daerah kita, apalagi banyak yang harus dibayar pihak PT PLN. (Alfian

Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.













© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved


 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola