Walikota Manado Harus Instropeksi Diri



 


     Manado — Bukan karena sudah menjadi Walikota Manado sehingga bertindak sesuka hati untuk mengadakan perubahan struktur dengan tidak mempertimbangkan dari segi aspek secara rasional, dari mana dan mengapa sampai boleh menjabat jadi walikota Manado, semua itu juga tidak terlapas  hasil perjuangan dari para pendukungnya dimana pada waktu mereka masih menjabat dengan status PNS.

     Dan dukungan yang mereka berikan secara pribadi terlepas dari PNS tapi pada waktu itu mereka masih pegang jabatan, tidak menutup kemungkinan dana yang mereka salurkan hasil gaji sebagai PNS hal ini dengan tujuan agar pasangan Vecky Lumentut menjadi sebagai pemenang pada Pemilukada Walikota dan Wakil walikota tapi setelah walikota sudah lupa diri.

     Memang siapapun tidak dapat mengganggu gugat jika diadakan untuk melakukan perubahan struktur (red; rolling) itu adalah hak prerogatif mutlak dari walikota DR. GS. Vecky  Lumentut, DEA, MSi tapi harus melihat realita yang sudah pernah terjadi.

    Menurut Ketua LSM Team Infestigasi Dan Pelaksana Penyelenggara Keuangan Negara (TIP3KN) Provinsi Sulawesi Utara Albert.H.J. Montolalu, S.Th ada dua hal, yang perlu untuk diperhatikan oleh walikota Manado, yang pertama tentang penempatan Lurah masih berstatus Pelaksana PNS masa kerja di bawah lima tahun (red :Balita) pengangkatan para Lurah tersebut tidak memenuhi persyaratan secara kepangkatan dalam seyogianya bagi para Lurah tersebut harus mengikuti terlebih dahulu diuji kompetensinya dimana apa mereka cakap atau tidak, sebab bayangkan saja mereka itu (Lurah) sebagai pucuk pimpinan pemerintah di Kelurahan yang mereka pimpin itu ada sekian ribu orang yang terdiri dari berbagai status pendidikan dan profersi pada tentunya perlu ditinjau kelayakan.

     Kedua Pelaksana rolling eselon II sampai dengan saat ini belum jalan sebab masih tertahan di Provinsi, ini menandakan walikota serta Baparjakat tidak peka serta kurang membaca situasi (red; Kacang lupa pada kulitnya) perlu insrtopeksi diri sebab sudah banyak contoh bahwa tidak selamanya kedudukan itu tatap bertahan terus tapi bola roda itu berputar siapa tahu ada temuan nanti hal-hal yang tidak beres  tandas Ketua LSM TIP3KN Provinsi Sulut, Montolalu. (Tim MI


Kirim Komentar Anda....!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.














© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola