
Warga Kalama dan Kahakitang Laksanakan Lelang Sarang Walet
Sangihe, Sulut — Dalam rangka memaksimalkan hasil panen masyarakat terhadap sarang burung Walet di Kabupaten Sangihe, maka pada tanggal 24 Maret 2011 Pemerintah Kabupaten Sangihe bersama warga Kalama dan Kahakitang Kecamatan Tatoareng melaksanakan pelelangan sarang burung Walet hasil dari panen kedua kampung tersebut.
Pelaksanaan lelang ini diikuti oleh 6 orang pengusaha bagi hasil panen masyarakat kampung kalama dan 3 orang pengusaha bagi hasil panen masyarakat kampung kahakitang. Harga dasar yang ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Sangihe melalui Bagian Ekonomi sebesar Rp.10.000.000.- Dari hasil pelelangan ini maka yang dimenangkan adalah Fery Larinda dengan tawaran sebesar Rp.10.200.000 untuk hasil panen masyarakat kampung kalama dan Rp.10.020.000 bagi hasil panen masyarakat kampung kahakitang.
Dari pemantuan wartawan Metro Indonesia bahwa jumlah hasil panen dari 2 kampung tersebut diperkirakan sebanyak 35 Kg sehingga pemerintah Kabupaten Sangihe bersama masyarakat Kampung Kalama maupun Kahakitang setiap satu kali panen mendapatkan hasil sebesar Rp 357.000.000 sementara 1 Tahun terjadi 3 kali panen. Maka hasilnya sebesar Rp.1.071.000.000.- Dari hasil ini telah terjadi kesepakatan antara masyarakat kalama maupun masyarakat Kahakitang bahwa untuk masyarakat mendapatkan 60 persen dari hasil penjualan dan 40 persen untuk pemerintah kabupaten.
Kepala Kampung Kalama Malonusa Tahulending saat ditemui wartawan Metro Indonesia untuk menanyakan tentang peruntukan pembagian 60 persen bagi masyarakat Kalama mengatakan, dana hasil pembagian tersebut digunakan untuk operasional, penunjang pembangunan kampung yang mencakup pembangunan atau perbaikan sarana ibadah, sarana jalan dan kantor pemerintahan kampung serta menunjang pendidikan bagi anak anak masyarakat Kalama dengan suatu kesepakatan setiap kali panen bagi anak tingkatan SLTP sebesar Rp.50.000/siswa, SLTA Rp.100.000/siswa dan bagi Peguruan Tinggi sebesar Rp.500.000/mahasiswa.
“Dari hasil pembagian ini digunakan untuk kepentingan masyarakat baik untuk menunjang pembangunan rumah ibadah,sarana jalan atau sarana pemerintah kampung juga untuk menunjang pendidikan bagi anak anak masyarakat kalama dari tingkat pendidikan SLTP sampai kepeguruan Tinggi,” ujar kepala kampung tersebut.
Hal senada disampaikan pula oleh Kepala Kecamatan Tatoareng S. Arebaeng kepada wartawan Metro Indonesia, memang benar dari hasil pembagian dengan Pemkab Sangihe dipergunakan untuk kepentingan masyarakat Kalama dalam rangka menunjang pembangunan di kampung itu sendiri serta menunjang anak anak kampung Kalama untuk bidang pendidikan dari tingkatan SLTP sampai ke Peguruan Tinggi.
“Untuk hasil pembagian dengan pemerintah kabupaten sebesar 60 % itu digunakan untuk menunjang pembangunan pemerintah kampung serta menunjang bidang pendidikan bagi anak anak kampung kalama yang melanjutkan studynya baik pada tingkatan SLTP,SLTA termasuk Peguruan Tinggi,” ungkap Tatoareng. (JANIS)
Kirim Komentar Anda....!!!
© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved