Muara Grub Ternate Bohongi Karyawannya

 



 


     TERNATE, MALUT. Ternyata upaya-upaya pengusaha untuk mencari keuntungan lebih besar dan tidak memperhatikan kesejahteraan karyawannya sampai saat ini masih sangatlah tinggi, persyaratan Undang-undang sudah jelas yang mengharuskan karyawan di setiap perusahaan wajib mendaftarkan atau mengikutsertakan karyawannya pada Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sampai saat ini sering diabaikan.

     Keluhan dan gerakan moral karyawan untuk menuntut akan hak mereka selalu diabaikan oleh pengusaha/pengelola perusahaan, ini terbukti ketika Metro Indonesia melakukan investigasi ke salah satu perusahaan terkemuka di Kota Ternate yang tergabung dalam MUARA Grub Ternate Mal, berdasarkan informasi beberapa karyawan yang mengeluhkan bahwa sudah 2 dan 3 tahun mereka bekerja belum pernah didaftarkan sebagia peserta Jamsostek.

     “Kita sudah capek mempertanyakan nasib kita tapi selalu dijawab dengan jawaban hanya penuh dengan harapan” kata sumber yang tak mau namanya disebutkan, ketika ditanya Metro Indonesia apa ada karyawan yang mengundurkan diri, sumber mengatakan kalau banyak karyawan yang keluar masuk alias mengundurkan diri karena tidak ada kejelasan menyangkut dengan Jamsostek.

     Sumber tadi mengatakan lagi, “Kita kan menuntut hak kami sesuai dengan perintah aturan, kami ingin bekerja tenang agar jaminan kehidupan kita jelas masak kita sudah bekerja bertahun-tahun terus tidak ada jaminan apapun dengan masa depan kita “ keluh sumber lagi.

     Ketika hal ini di konfirmai ke salah satu manager Ternate Mal Bapak Manggara malah berkelit dan menjelaskan kepada Metro Indonesia dengan argument yang tidak masuk akal, bahkan ketika Metro Indonesia menemui Manager HRD Bapak Adi, malah mempersalahkan perusahaan yang tidak jelas pengelolaan administrasinya.

     “Saya ini orang baru di perusahaan ini bahkan dokumen yang menyangkut jumlah karyawan (muara grub) tidak saya kantongi “, bahkan Adi mengakui memang benar ada beberapa karyawan yang sudah bekerja 2 bahkan 3 tahun belum diikutsertakan dalam Jamsostek “bulan ini baru akan usulkan” timpal Adi.

     Ketika hal ini ditanyakan ke Dinas Tenaga Kerja Kota Ternate terkait dengan perusahaan yang belum mengikutsertakan karyawannya dalam jamsostek Jamrud Lahabato salah satu pejabat yang berwenang dalam pengawasan ini malah memberikan keterangan yang berbelit-belit kepada Metro Indonesia.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang FSPNI (Federasi Serikat Pekerja Nasional Indonesia) Kota Ternate Hamzah Thayeb ketika di mintai keterangannya mengecam perusahaan yang tidak mengikutsertakan karyawannya dalam jamsostek karena ini menyangkut kenyamanan dan hak-hak para pekerja.

     Lebih lanjut Hamzah mengatakan, “Setiap perusahaan yang tidak mengikutsertakan karyawannya dalam Jamsostek itu akan dikenai pidana berdasarkan Undang-Undang No. 3 Tahun 1992 tentang sistem jaminan sosial tenaga kerja, saya akan melakukan sidak disemua perusahaan di Kota Ternate dalam waktu dekat untuk melihat sudah sejauh mana mereka (perusahaan red)  telah memberlakukan amanat UU ini “ tegas hamzah di ruang kerjanya beberapa waktu lalu kepada Metro Indonesia. (GUN)

 

Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.


















© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola