Nasib Proyek Pembangunan Jalan Air Teramang Terbengkalai

 



 


     Mukomuko — Pemerintah Kabupaten Mukomuko telah melimpahkan tanggung jawab kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mukomuko di-Bidang Bina Marga untuk mengerjakan beberapa buah proyek, salah satunya Proyek Pembangunan Jalan Air Teramang-Dusun Tiga Kuala Teramang dengan sumber dana berasalal dari DPIPD Kabupaten Mukomuko tahun anggaran 2010 Nilai Kontrak Rp 1.035.372.000,- dengan nomor kontrak 155/SPK/BM/PU-MM/2010 masa berakhirnya proyek ini pada tanggal 20 Desember 2010.

      Sedang pihak PT. Jaya Sentosa Raflesia yang telah memberikan Fee untuk menjuluk proyek ini ke pusat sekian % duluan katanya, sehingga pekerjaan proyek tersebut dikerjakan oleh PT. Jaya Sentosa Raflesia dengan mengikuti dan merekayasa tender walaupun kontraktornya tidak berpengalaman untuk mengerjakan proyek yang dibidang pekerjaan jalan namun karena pihak dari kontraktor yang telah memberikan Fee proyek terlebih dahulu dengan secara terpaksa panitia lelang tetap memenangkan tender tersebut kepada PT.Jaya Sentosa Raflesia.

      Sesuai dengan judul berita yang telah dilansir oleh Metro Indonesia beberapa waktu yang lalu bahwa di Kabupaten Mukomuko proyek belum ada namun pemenang proyek sudah ada.

     Seperti proyek pembangunan Jalan Air Teramang-Dusun Tiga Kuala Teramang dikerjakan oleh  PT. Jaya Sentosa Raflesia ini dan juga  perlu pengawasan dari masyarakat Kabupaten Mukomuko Karena tempat letaknya proyek tersebut agak terasolir dan jauh dari pemantauan para pengawas proyek dan diperkirakan proyek Pembangunan Jalan Air Teramang-Dusun Tiga Kuala Teramang tidak akan selesai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan oleh pemerintah Kabupaten Mukomuko karena untuk penahanan badan jalan pihak perusahaan juga harus membuat dan membangun batu Beronjong dan seandainya pihak dari PT.Jaya Sentosa Raflesia tidak selesai mengerjakan peroyek itu sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan pada tanggal 20 Desember 2010 pihak pemerintah harus membuat keputusan yaitu putus kontrak dengan PT. Jaya Sentosa Raflesia, sekarang ini bagai mana nasibnya jalan di Dusun Tiga Kuala Teramang yang telah putus kontrak dengan pihak perusahaan PT.Jaya Sentosa Raflesia dan dana kelanjutan pekerjaan proyek Jalan Air Teramang-Dusun Tiga Kuala Teramang untuk tahan 2011 ini oleh pihak Pemerintah Kabupaten Mukomuko telah dibuat Dipa anggarannya berkisar Rp 113.XXX.000,- dana berasal dari APBD Kabupaten Mukomuko tahun anggaran 2011.

     Namun yang perlu diawasi oleh masyarakat nantinya adalah pekerjaan proyek siapa yang mengerjakan proyek jalan itu nantinya  karena PT. Jaya Sentosa Raflesia sudah masuk daftar hitam karena telah putus kontrak dengan pihak Pemda Kabupaten Mukomuko pada tahun anggaran 2010 dan sewaktu mengerjakan jalan Air Teramang-Dusun Tiga Kuala Teramang pada tahun 2010 yang lalu,dan perusahaan PT.Jaya Sentosa Raflesia sudah di Blak Klise dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan Keppres.dan masyarakat harus mengontrol kinerja dari pihak  dari PU Kabupaten Mukomuko nantinya bisa saja nanti pihak dari kontraktor hanya merubah perusahaannya saja dan yang meneruskan pekerjaan Jalan Air Teramang-Dusun Tiga Kuala Teramang tetap yang mengerjakan adalah kontraktor yang lama tetapi dia memakai perusahan yang baru lagi, sebenarnya kalau dirinci dengan seksama perusahaan tidak bersalah yang lalai adalah kontraktornya jadi yang harus di Blak Klise harus kedua-duanya perusahaan dan kontraktornya dan jangan perusahaan nya saja yang dikenakan daftar hitam kontraktornya juga harus dikenakan daftar hitam biar adil.

     Menyikapi Pembangunan Jalan Air Teramang-Dusun Tiga Kuala Teramang Yang telah putus kontrak dengan PT.Jaya Sentosa Raflesia perlu diawasi oleh pihak penegak Hukum Kajari Dan Polisi Kabupaten Mukomuko kalau ada indikasi KKN tindak dan penjarakan Panitia pelelangan jalan Air Teramang-Dusun Tiga Kuala Teramang yang menyimpang dari aturan yang tertuang didalam Keppres Nomor 80 Tahun 2003 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang /Jasa Pemerintah namun Metro Indonesia akan mengupas secara detail setiap proyek yang bermasalah di Kabupaten Mukomuko hanya tinggal saja nantinya bagi pihak Hukum yang betul-betul menegakkan Supremasi Hukum dengan benar nantinya di Bumi sati ratau batuah ini agar bisa untuk menyingkapi setiap kasus proyek yang sengaja mengangkangi Kepres dan Kepmen nantinya. (KDT.01) 


Kirim Komentar Anda…..!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.















  © 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola