Pemkab Minahasa Bertindak Anarkhis 



     Minahasa, SULUT — Kerena lebih mementingkan dan mengutamakan pihak yang lain, maka Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam hal ini Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informati bersama Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan  memperlihatkan sikap yang kurang terpuji,dimana telah membatalkan kontrak dengan pihak Pengelola Nelayan Sea Food Restourant yang berada di Desa Kalasay.

     Adapun alasan Pemkab Minahasa agar supaya mengosongkan (pembatalan Kontrak) yang paling prinsip menurut mereka melelui beberapa surat antara lain No. 100/11/26 tertanggal 27 Desember 20109 (Pemberitahuan l) ; 660/11/02 tertanggal 27  Januari 2011 As lll (Pemberitahuan ll) dan No.800/DISHUBKOMINFO/05/11/2011 tertanggal 10 Pebruari 2011; (Teguran l ) 800/DISHUBKOMINFO/ 09/2011 tertanggal 14 Pebruari 2011 (Teguran ke ll); 800/DISHUB KOMINFO/10 /2011 tertanggal 16 Pebruari 2011 (Teguran lll dan Pencabutan Ijin).

     Di mana Pihak Nelayan Seafood Restourant Kalasey telah melakukan Pelanggaran dalam ketentuan Surat Ijin sewa tanah dan Penggunaan Perairan, serta surat per janjian/persetujuan sewa menyewa tanah dan penggunaan perairan ada 3 poin yakni :

     1. Pihak pengelola Nelayan Seafood Restuorant Kalasey telah membangun bangunan Secara permanen.

     2. Pihak pengelola tidak mentaati ketentuan yang dia tur dalam surat ijin sewa tanah dan penggunaan perairan No 800/DPT/16/2007 tertanggal 3 Septem ber 2007 pada poin B yang menyataan bahwa pemegang ijin tidak menjadi kan tanah pesisir pantai dan perairan sebagai tempat tinggal,pada ke nyataannya pengelola tinggal dilokasi Nelayan Seafood Restuorant.

     3. Pihak pengelola tidak mentaati dan telah melanggar surat perjanjian/persetujuan sebagaimana yang telah tercantum dalam pasal 12, yaitu pemohon menyatakan bahwa sebelum mendatangani surat perjanjian/persetujuan sewa tanah dan penggunaan perairan, telah memahami dan mengerti dengan baik isi dari perjanjian/persetuan sewa menyewa tersebut.

     Tapi menurut keterangan dari penyewa kepada wartawan Metro Indonesia mengapa pihak Pemkab Minahasa masih saja menerima usulan perpanjangan kontrak serta masih juga menarik Distribusi. Dan kalau saja pihak Pemkab Minahasa bersikap terus memperlihatkan sikap anarkis untuk mengusir serta akan membongkar bangunan Nelayan Seafood Restouran Kalasey tidak semudah dan segampang itu.

     Kerena kami pengontrak telah menempuh pada jalur hukum ke PTUN Manado dan telah mendapat kepastian hukum dimana telah mengabulkan gugatan Penggugat (Nomor: 02/G/PEN/2011/PTUN.Mdo tetanggal 26 Januari 2011) dan pihak tergugat (Bupati Minahasa) untuk menunda pelaksana Surat Keputusan Nomor 100/11/2y6 tertanggal 27 Desember 2010 perihal Pemberitahuan dan Perintah untuk mengosongkan lokasi tempat usaha Rumah Makan Nelayan milik Penggugat. (Albert)

Kirim Komentar Anda...!!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.

















© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola