Selvy Susilo: Sudah Lima Tahun tidak Digaji

 Tuduhan Jaksa Penuntut Umum Sangat Membingungkan Terdakwa



Ir. Suhiano (berkaos merah) didampingi Selvt Susilo dengan dua kuasa hukumnya pada sidang di Pengadilan Samarinda.

 


     SAMARINDA, KALTIM – Komisaris PT. Astaminindo, Ir. Suhiano merasa heran dan bingung terhadap apa yang dituduhkan Jaksa Penuntut Umum, apalagi dengan tuntutannya. Keheranan dan rasa bingung tersebut, karena terdakwa tidak pernah menerima upah gaji selama lima tahun.

     Hal itu diutarakan Selvy Susilo, istri Ir. Suhiano pada sidang kasus penggelapan yang dakwaannya kepada Selvy Susilo di Pengadilan Negeri Samarinda pada hari Jumat (11/2/11). “Justru saya yang akan menuntut hak saya pada perusahaan, karena sudah lima tahun ini saya belum pernah menerima upah gaji,” ujar Selvy kepada Metro Indonesia beberapa waktu lalu.

     Begitu juga kekecewaan ini dilontarkan oleh H. Jahidin, SH.MH kuasa hukum terdakwa utama dan terdakwa dua. H. Jahidin merasa ada kejanggalan sejak penyidikan di Polda Kaltim hingga ditingkatkan kepenuntutan oleh kejaksaan tinggi dan terkesan kasus yang dipaksakan karena dalam penyidikan itu dituduhkan tentang penggelapan pembelian tanah untuk keperluan stock file dan Houling Rood.

     Menurut H. Jahidin, semua itu sampai saat ini masih digunakan oleh perusahaan dan dinikmati perusahaan, termasuk pembelian 5 (lima) unit kendaraan untuk operasional. “Seharusnya jaksa penuntut umum jangan langsung menelan begitu saja apa yang dituduhkan dari penyidik Polda,” ujarnya.

     Seharusnya ditelaah dan dikaji dari bukti-bukti yang ada termasuk bukti penyitaan barang yang dianggap dikuasai terdakwa, ternyata Jaksa Penuntut Umum langsung menganggap P21, sehingga menuntut terdakwa utama dengan tuntutan 4 tahun penjara dan terdakwa dua dituntut 3 tahun 6 bulan penjara.
“Semua itu masih dalam kekuasaan perusahaan jadi apanya yang digelapkan, ini jelas sangat membingungkan dan mengherankan klien kami,” tambah Kuasa Hukum Selvy Susilo. (Zaenal Arifin)

Kirim Komentar Anda…..!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.














© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola