Perampok Ulung di PLN Kab. Kaur, Prov. Bengkulu 




FOTO ILUSTRASI: PLN

 


     KAUR – Masyarakat Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu resah dengan biaya untuk pemasangan listrik yang sangat tinggi, yang mana untuk mendapatkan api listrik, warga harus menyiapkan uang 6-7 juta, seperti yang terjadi di daerah kecamatan Lungkang Kule Kabupaten Kaur ada 100 pelanggan yang sudah  setor uang ke instalatir tapi sampai sekarang juga belum terpasang. Sehingga warga mencari dan menuntut hak mereka kepada instalatir tempat mereka setor uang tersebut.

     Wartawan Metro Indonesia saat investigasi ke lapangan berhasil menemuai salah satu warga yang mengaku bahwa sudah hampir 2 tahun ini menunggu pemasangan meteran dan uang sudah disetor ke instalatir tapi listrik dirumah kami belum juga terpasang alasan mereka KWH dari PLN belum turun. Jadi bagi masyarakat yang tidak memiliki uang 7 juta jangan berharap bisa memiliki lampu penerang dari listrik.

     Kepala Cabang PLN Provinsi Bengkulu Kadarisman saat di konfirmasi mengatakan bahwa, "PLN menerapkan sistem terbuka kepada masyarakat tentang tata cara mendaftar pemasangan listrik. Biaya pemasangan listrik sesuai dengan Tarif Dasar Listrik (TDL) 2010. Mungkin harga yang mencapai 6 hingga 7jt tersebut termasuk instalasi rumah yang harganya ditentukan oleh instalatir. Kami tidak tahu berapa harga instalasi rumah, karena bergantung kepada jumlah titik lampu, mungkin harga setempat jasanya instalatir, untuk harga instalasi rumah bisa langsung tanyakan  kepada instalatir yang bersangkutan. Jumlah yang dibayarkan ke PLN hanya sesuai TDL 2010," ujar Kacab PLN Bengkulu ini.

     Sementara menurut Kepala unit Padang Gucu Setiadi, sekarang PLN menerapkan sistem terbuka kepada masyarakat Kabupaten Kaur bahwa untuk biaya pemasangan baru sesuai dengan TDL, dan diharapkan kepada masyarakat agar mendaptar langsung ke PLN dengan syarat poto copy KTP,KK dan nomor rekening pendamping atau rekening tetangga. Nanti PLN sendiri yang akan menunjuk instalatir langganan untuk memasang meteran listrik tersebut. Instalatir tidak boleh berkeliaran menemui pelanggan untuk menawarkan pemasangan listrik, kalau ada yang mengatasnamakan PLN padahal itu instalatir, mohon segera lapor ke petugas PLN langsung dan itu akan kami tindak," ujar kepala unit yang baru ini.

     Selain itu Ketua LSM GUNTUR SEMAKU Sarjan Ali mengatakan kepada kepala unit padang guci ini bahwa, selain biaya untuk  pasang baru sebesar  6-7 juta/KWH, ada juga dugaan tagihan biaya  pajak lampu jalan kepada pelanggan yang seharusnya 6%  sesuai dengan perda, tetapi yang terjadi di Kabupaten Kaur selama ini biaya pajak lampu jalan tersebut ada yang mencapai 25% bahkan lebih dan ini terjadi selama lebih kurang 5 bulan pada tahun 2010. "Kalau memang ada bukti, silakan bawa kesini datanya dan kita hitung, jika terbukti maka oknum tersebut akan kita tindak," tegas  Stiadi.

     Dari beberapa instalatir yang merupakan pelanggan yang ditunjuk PLN selama ini yaitu dari CV. BERKAH (yang konon  dikoordinir oleh Bapak Iman pegawai PLN Kaur sendiri) CV.OMEGA dan CV. NOVITA yang salah satu dari mereka  berhasil dikomfirmasi beberapa waktu yang lalu,Kenapa biaya pemasangan KWH terlalu tinggi...? Karena untuk penyelesaian kami harus setor ke PLN antara 2,8jt hingga 4,6 jutaan, belum untuk biaya survei, bikin gambar, upah pasang dan beli instalasi. Tetapi PLN menyangga pernyataan instalatir tersebut.

     "PLN tak pernah meminta atau menerima setoran tersebut," ujar Kepala ranting PLN Kaur 2010 yang pada waktu itu dijabat oleh Manto dan sekarang dijabat Heru. (Sidi Hartono)

Kirim Komentar Anda…..!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.














© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola