
Perhatian Pemkot Manado Sangat Diharapkan

Kelurahan Banjer Lingkungan VII Manado butuh perhatian Pemprov.
Manado — Pemberitaan Metro Indonesia pada edisi 0121 mendapat tanggapan serius dari pemerintah kelurahan Banjer Manado yang khususnya kepala lingkungan VII Frangki Modading. Saat ditemui wartawan Metro Indonesia di kediamannya mengatakan, dirinya sangat berterima kasih kepada Metro Indonesia karena memperhatikan tentang kehidupan masyarakat Banjer khususnya di lingkungan VII, karena selama ini tidak ada satu mediapun yang memperhatikan kepentingan masyarakat Banjer Lingkungan VII.
“Dengan pemberitaan yang diangkat Metro Indonesia tentang musibah banjir yang melanda masyarakat Banjer Lingkungan VII yang berakibat fatal terhadap kerusakan rumah penduduk, sarana transfortasi jalan itu perlu ada perhatian dan ketegasan dari pemerintah kota Manado,” ujar Frangki.
Dari sisi ketegasan pemerintah Kota Manado sesegera mungkin untuk turun ke lokasi untuk melakukan sosialisasi terhadap masyarakat agar penataan membangun rumah tempat tinggal tidak menghambat saluran tempat pembuangan air limbah atau parit dan selokan karena itu merupakan salah satu penyebab terjadinya bencana banjir,sementara dari sisi perhatian pemerintah kota madya manado untuk sesegera mungkin bertindak melakukan pegerukkan atau perbaikan saluran pembuangan air limbah ,parit maupun selokan.
“Sebagai kepala lingkungan VII kelurahan Banjer Manado sangat berterima kasih kepada Metro Indonesia yang telah mengangkat pemberitaan tentang permasalahan masyarakat banjer lingkungan VII, kami berharap kiranya pemerintah Kota Manado prihatin dengan keadaan masyarakat kami sehingga perlu ada ketegasan terhadap masyarakat untuk penataan bangunan rumah tinggal agar tidak menghambat air yang mengalirpada saluran pembuangan air limbah,selokan dan parit,” ujar Frangki Modading kepala lingkungan VII kelurahan banjer.
Sementara salah seorang tokoh masyarakat banjer Ibrahim Djafar mengatakan, merupakan suatu kewajiban bagi pemerintah untuk memperhatikan kepentingan rakyat diatas segala galanya, karena mustahil ada pemerintah tanpa rakyat.
“Melihat keadaan situasi masyarakat kelurahan banjer khususnya lingkungan VII yang sering dilanda bencana banjir merupakan suatu kewajiban bagi pemerintah kotamadya manado untuk memperhatikannya, termasuk para wakil rakyat yang duduk di DPRD Kotamadya Manado, jangan hanya ongkang kaki sementara rakyat menderita,” ungkap Djafar dengan tegas. (Janis)
Kirim Komentar Anda...!!!!
© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved