Dikemanakan Dana PBB Kutai Barat Rp. 67.115.685.427,- Segera Periksa Bupati Ismael Thomas 


Ismael Thomas

    KUTAI BARAT, KALTIM - Dana Pajak Bumi dan Bangunan pertambangan Migas di Kabupaten Kutai Barat ternyata mengucak misteri, di mana dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang menghabiskan Rp. 67.115.685.427,- itu raib entah kemana. Banyak yang menyebutkan dana tersebut, diduga untuk kampanye pemenangan Ismael Thomas, SH kembali menjadi Bupati Kutai Barat periode 2011-2016.

    Dana Migas yang diajukan Kabupaten Kutai Barat pada tahun 2009 itu, dan direalisasikan Pemerintah Pusat 2010. Ternyata dana yang menghabiskan lebih dari Rp 67 miliar itu tidak dapat dipertanggung jawabkan oleh Bupati Ismael Thomas kelahiran Linggang Melapeh, 31 Januari 1955 itu.

   Mantan Wakil Bupati Kutai Barat periode 2001-2006 itu, untuk mengejar ambisinya kembali duduk sebagai Bupati periode mendatang, diduga Ismael Thomas mempergunakan dana tersebut untuk melakukan "money politik" seperti dilakukannya pada saat Pemilukada tahun 2005 dengan menggunakan dana Usaha Bersama Kampung (UBK) sebesar Rp. 7,8 miliar.

    Anggaran dari Pemerintah Pusat melalui APBN-P 2009 dikeluarkan dengan revisi permintaan pemindah bukuan dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan RI kepada Dirjen Anggaran bernomor S-156/PJ/2010 dan nomor surat S-690/PJ.06/2009 tanggal 2 November 2009, agar PBB Migas Triwulan I tahun 2010 dapat segera dilaksanakan dan terlampir dari daerah seluruh Indonesia.

    Termasuk diantaranya Kabupaten Kutai Barat sebesar Rp 67.115.685.427,- dan permohonan pembayarannya triwulan yakni Rp 16.779.171.357,- Namun dana tersebut belum dilaporkan secara rinci oleh Bupati Ismael Thomas yang kini sudah memasuki bulan Oktober 2010 (Triwulan Kedua), dan dugaan itu terkuak setidaknya dengan memasuki Pemilukada Kabupaten Kutai Barat mendatang.

    Kemungkinan itu jelas dilakukan Bupati Ismael Thomas, SH mengingat yang telah dilakukannya tentang dana bantuan UBK yang dananya dari APBD tahun 2005 (pada saat itu Pemilukada Kutai Barat dimana Ismael Thomas menang dan menjadi Bupati Kutai Barat) yang hingga saat ini belum juga diperiksa aparat hukum dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Demikian berita yang diterima Redaksi Surat Kabar Mingguan dan Online Metro Indonesia dari hasil laporan masyarakat Kutai Barat serta surat Revisi Pemindah bukuan Kementerian Keuangan Republik Indonesia Dirjen Pajak kepada Dirjen Anggaran, 19 Mei 2010. (Tim Metro)

Kirim Komentar Anda..!!












© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola