Petani Mulai Tebar Benih Padi


     TEGAL, JATENG — Sejumlah petani di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah mulai menebar benih padi sejak beberapa hari terakhir karena hujan sudah ulai turun meskipun saluran irigasi di wilayah tersebut belum mengalir akibat debit air waduk Cacaban menyusut. “Sejak beberapa hari terakhir hujan sudah mulai turun, sehingga para petani di daerah ini mulai mengolah tanah dan menebar benih dengan mengandalkan air hujan untuk penyiraman," kata seorang petani, Subkhi, di Tegal, Minggu.

     Meskipun saluran irigasi belum mengalir akibat penutupan Waduk Cacaban sejak dua pekan lalu, kata Subkhi yang petani di Suradadi, Tegal itu, hujan sudah mulai turun sehingga sebagian petani yang sebelumnya menelantarkan lahan pertanian akibat kemarau panjang saat ini mulai menanam bibit padi.
Sejak masa panen dua bulan lalu, katanya, sebagian petani menelantarkan lahan pertaniannya karena pasokan air dari irigasi sudah tidak mengalir, kalau pun mengalir tidak cukup untuk kebutuhan penyiraman karena harus digilir dengan daerah irigasi lainnya.

     “Pada masa panen beberapa bulan lalu, sebagian petani di daerah Kecamatan Suradadi, Kramat, dan sekitarnya mengalami gagal panen akibat kekeringan, sehingga pada masa tanam sekarang petani berharap hasil panen melimpah karena sudah masuk musim hujan," katanya. Seorang petani lainnya, Surono (35), mengaku, sudah bersiap-siap mengolah dan menebar benih di lahan seluas setengah hektare di Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, karena hujan sudah turun sejak beberapa hari terakhir.

     “Sudah hampir dua bulan lahan pertanian tanpa tanaman apapun, karena pascapanen padi saluran irigasi sudah kering, sehingga meskipun beralih menanam sayur atau palawija tetap terancam gagal panen akibat kekurangan air," katanya. Meskipun hingga saat ini saluran irigasi masih kering karena debit air Waduk Cacaban berkurang dan ditutup sampai musim hujan tiba, katanya, hujan sudah sering turun hujan sehingga para petani tidak terlalu khawatir tanaman kekeringan. (Udin)

Kirim Komentar Anda....!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.

 












© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved


This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola