Prajabatan Harus Bayar Rp 5,5 Juta

Puluhan CPNS Titipan Pejabat Tebo


Foto Ilustrasi: CPNS Jambi

    MUARATEBO, JAMBI - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tebo Mazlan mengaku, pihaknya telah menemukan puluhan nama yang diduga titipan pejabat Tebo, yang lulus dalam seleksi penerimaan CPNS 2010 lalu.

    Diakui oleh Mazlan, kemarin (9/1), dugaan penyimpangan dengan modus titipan dari pejabat di lingkungan Pemkab Tebo dalam penerimaan CPNS kemarin itu masih terus didalami oleh pihaknya. “Kami masih terus lakukan pendalaman masalah ini, karena memang banyak pengaduan dan keluhan yang sampai ke kami,” katanya.

    Menurutnya, hingga saat ini mereka telah menemukan puluhan nama yang dinyatakan lulus CPNS yang diduga kuat adalah titipan dari anak ataupun keluarga pejabat Tebo. “Sebelumnya saya pernah bilang 16 orang, tapi ternyata lebih banyak dari angka tersebut, dan kami akan terus lakukan pendalaman,” sebutnya.

    Bahkan, soal titipan ini, ujarnya, pernah diakui langsung oleh salah satu kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemkab Tebo. “Ada kadis yang ngaku, bahwa ia menitipkan satu orang keluarganya untuk diterima sebagai CPNS Tebo. Tapi ia juga menyebutkan nama pejabat lainnya, yang juga menitipkan tiga orang,” lanjut Mazlan.

    Saat ditanya siapa nama kadis yang mengakui adanya titipan tersebut, Mazlan masih belum mau mengungkapkannya, “Kalau itu nanti saja, tidak etis kalo saya sebutkan namanya di sini,” elaknya.

    Disinggung kapan akan dipanggil Kepala BKD untuk mengkonfirmasi hal ini, Mazlan mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap Kepala BKD. “Dalam waktu dekat kita panggil, kita masih menunggu beberapa data yang kita butuhkan,” tandasnya.

Bayar Rp 5,5 Juta
    Sementara di Bangko, setiap CPNS golongan III di Kabupaten Bangko yang akan prajabatan, akan dibebankan biaya sebesar Rp 5,5 juta oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Merangin, dalam waktu dekat ini. Sementara itu, untuk satu peserta prajabatan golongan II akan dibebankan biaya sebesar Rp 4,4 juta.

    Kabid Diklat dan Pengangkatan Dalam Jabatan, BKD Merangin Emmartinus, kemarin (9/1), membenarkan infomasi tersebut. “Kabar itu tidak salah, memang dalam waktu dekat BKD Merangin akan kembali menggelar prajabatan untuk golongan III, dengan beban biaya Rp 5,5 juta lebih. Dan itu akan menggunakan biaya sendiri terlebih dahulu,” ungkapnya.

    Ditegaskan Emmartinus, penggunaan biaya sendiri bagi para peserta yang akan mengikuti prajabatan sifatnya hanya sementara saja. “Tidak usah khawatir, penggunaan biaya itu sifatnya hanya sementara. Itu lantaran dana APBD Merangin 2011 untuk biaya prajabatan belum bisa dicairkan, sedangkan prajabatan harus cepat dilakukan. Nah, jika nanti dana prajabatan dari dana APBD Merangin sudah dapat dicairkan, maka uang prajabatan para golongan III yang sebelumnya sudah terpakai akan diganti seutuhnya,” kata Emmartinus.

    Menurutnya, ketentuan dana untuk prajabatan golongan III dan II tersebut, telah sesuai dengan peraturan Lepala LAN (Lembaga Administrasi Negara) Nomor 11 Tahun 2010. “Untuk itu, saya sangat mengharapkan agar peserta prajabatan nantinya segera menyiapkan dana tersebut.  Karena penundaan pelaksanaan prajabatan tidak memungkinkan,” tandasnya.

    Diketahui, total calon abdi negara Merangin golongan III yang belum prajabatan sebanyak 234, sedangkan golongan II tinggal 61 peserta. Dan prajabatan yang akan digelar BKD Merangin dalam waktu dekat bagi para CPNS golongan III. “Jadwal pasti prajabatan akan diumumkan dalam waktu dekat, termasuk syarat administrasi yang harus dilengkapi peserta,” ujarnya. (Doni)

Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.













© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola