Bagaimana Khabarnya Kapolda Sulut

 Berkedok Ketangkasan Praktek Judi Marak Lagi

 



 


     Manado — Polda Sulawesi Utara melalui publikasi (Baliho) menghimbau kepada semua masyarakat, manusia akan masuk jurang kenistaan adalah karena Minuman Keras (Miras) dan Judi.

     Baliho tersebut memang terpampang jelas di sudut jalan, ajakan atau imbauan tersebut memang diberikan jempol bagi masyarakat yang melihatnya, bahkan dari berbagai elemen termasuk tokoh yang ada di Sulawesi Utara. Tentunya statement yang dipampang tersebut merupakan program utama Kapolda Sulut, juga termasuk dari Kapolri tentang pemberantasan praktek judi di seluruh berbagai belahan Nusantara ini.

     Namun di Sulut kembali marak praktek judi, di mana para pelaku tersebut dengan cara lain, yakni berkedok ketangkasan (Amusemen) hingga membuat resah masyarakat sekitar. Bahkan yang lebih menjadi tanya bagi warga, dimana praktek ketangkasan tersebut posisinya berada di depan kiri dari kantor Polsek Manado Tengah.

     Ini terlihat dari tim investigasi Metro Indonesia saat survey ke lokasi praktek amusemen tersebut, dan memang benar adanya hingga berita ini dicetak, praktek judi yang berkedok ketangkasan itu masih berlanjut.

     Tim investigasi Metro Indonesia untuk wilayah Provinsi Sulut menghubungi Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kota Manado. Dikatakannya, bahwa kegiatan tersebut tidak pernah memberikan rekomendasi dan kalau melihat rekom yang tertempel di lokasi kegiatan Amusemen sepertinya sudah kadaluarsa. Sebab yang menandatangani ada dua instansi yakni Kesbang dan Kadis Pariwisata lama yang berinisial SW.

     Kemudian wartawan Metro Indonesia mewawancarai Ketua Komisi I DPRD Kota Manado Udin Musa, SH tentang kegiatan Amusemen yang marak di Kota Manado. Udin Musa mengatakan, belum mengatahui serta mendengarnya pula.

     Menurut Ketua Komisi l DPRD Kota Manado, para pengusaha Amusemen yang ada agar mereka harus membekali kegiatan dengan izin prinsip, kalau tidak maka kegiatan tersebut illegal perlu untuk ditindaki secara tegas sebab itu sudah menyalahi praturan yang berlaku. Selaian itu Ketua Komisi I DPRD Kota Manado meminta pihak Kepolisian agar supaya bertindak cepat serta memberikan hukuman yang selayaknya, guna membuat para oknum yang mempratekan judi dengan berkedok ketangkasan menjadi jera.

     “Pak Kapolda Sulut harus turun tangan sendiri, sebab jangan nanti sumber tempat lokasi penyakit masyarakat akan berkembang lebih luas,” ujar beberapa tokoh masyarakat yang enggan disebut namanya. Tim Metro Indonesia berasumsi, bahwa bukan hanya ada di dua lokasi tempat kegiatan Amusemen, melainkan akan bertambah serta menjamur lebih banyak lagi dengan yang lain. Semoga statement Polda Sulut yang ada di sudut jalan menjadi kenyataan sesunggunya. (Albert)


Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Mtero Indonesia.


















© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola