Prihatin Terhadap Persitara Jakarta Utara Suporter NJ Mania akan Demo BUMN dan Kantor Walikota |

Suporter NJ Mania yang beranggotakan 12.000 personil ini siap melakukan aksi demo ke berbagai perusahaan terbesar dan Walikotamadya Jakarta Utara.
JAKARTA UTARA — Kesebelasan Persitara Jakarta Utara yang ikut dalam kompetisi Divisi Utama PT Liga Indonesia tertatih-tatih dalam setiap pertandingan, ini diakibatkan kurangnya bantuan finansial. Saat ini kesebelasan yang berjuluk ‘Laskar si Pitung’ itu bercokol di papan tengah, hasil dari 9 kali tanding 3 kali menang, 2 kali seri dan 4 kali kalah. Divisi Utama PT LI dibagi dua wilayah, setiap wilayah di ikuti 11 kesebelasan.
Rasa keprihatinan itulah yang membuat suporter kesebelasan Persitara, North Jakarta (NJ) Mania siap mendemo beberapa perusahaan terbesar dan Walikotamadya Jakarta Utara. Hal itu dikemukakan Leo, salah seorang dirijen (koordinator) massa NJ Mania seusai pertandingan Persitara melawan Persip Pekalongan di Stadion Tugu, Jakarta Utara, Selasa (21/2/2012).
“Kami begitu prihatin dengan kondisi kesebelasan Persitara terpuruk tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak, sehingga kami siap untuk melakukan demo besar-besaran ke berbagai perusahaan terbesar yang ada di Jakarta Utara,” ujar Leo didampingi Roso, Amin dan beberapa pengurus NJ Mania lainnya kepada wartawan Metro Indonesia. Menurut Leo, dengan hasil yang didapat Persitara hingga saat ini memang belum memuaskan, dan ternyata seluruh personil NJ Mania mengetahui tidak adanya bantuan finansial, mereka pun ikut merasakan keprihatinannya.
“Kompetisi putaran pertama memang belum selesai, tinggal melawan PS Bengkulu pada awal Maret nanti. Namun kesebelasan kami ini tidak memuaskan kami, yang ternyata tidak adanya bantuan dana serta dukungan semua pihak,” ujar Leo sambil menambahkan, bahwa Walikotamadya juga target NJ Mania untuk melakukan demo.
Dikatakannya, bahwa NJ Mania melakukan aksi demo tersebut akan diturunkan sekitar 2.000 personil, namun tidak tertutup kemungkinan seluruh personil NJ Mania siap turun untuk melakukan aksi demo tersebut. “Mereka begitu cintanya kepada Persitara, mereka semua tidak ingin tim kesayangannya terpuruk dan siap membantu dalam segala hal. Apalagi target Persitara dalam kompetisi Liga Indonesia ini adalah masuk 8 besar untuk promisi ke Indonesia Super Liga (ISL),” tegas Leo dengan penuh geram.
Siap Mengangkat Tim
Sementara itu ketika dikonfirmasi ke Manajer Persitara, Sofyan Wartabone menyikapi NJ Mania yang akan melakukan demo mengatakan, bahwa hal itu dirinya belum mengetahui secara pasti. Sedang Ketua Umum Persitara, Rizal Hafid, hingga berita ini naik cetak tidak dapat dihubungi karena sedang berada di luar kota.
“Saya belum menerima konfirmasi tentang hal itu dari pengurus NJ Mania, namun bila mereka ingin melakukan aksi tersebut, wajar saja dengan sikap kekecewaannya. Karena memang selama ini Persitara tertatih-tatih dalam hal melakukan beberapa pertandingan,” ujarnya kepada wartawan Metro Indonesia di ruang kerjanya, Jalan Sulawesi, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (24/2/2012).
Pria asal Provinsi Gorontalo itu lebih lanjut mengatakan, bahwa dirinya memang mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk menjadi Manajer Persitara yang masuk ke kompetisi Divisi Utama PT Liga Indonesia. “Awalnya saya hanya manajer Persitara U-18 tahun, memang saya kurang begitu minat, akan tetapi karena didukung berbagai pihak, terutama dari Pengurus Persitara, saya bersedia,” ujar Sofyan Wartabone yang akrab dipanggil Bung SW itu.
Dikatakannya, NJ Mania yang akan melakukan demo itu tentu menjadi perhatian semua pihak, karena sikap kekecewaan mereka kepada Walikotamadya Jakarta Utara yang tidak mendukung kesebelasan Persitara yang merupakan tim kesayangan dan kebanggaan masyarakat Jakarta Utara. “Namun saya mengimbau dan ini tidak pernah henti-hentinya saya kemukakan, bahwa jauhkan segala perilaku anarkhis dan kasar dalam setiap kali mendukung Persitara saat tampil di lapangan, begitu juga kalau mereka jadi untuk melakukan aksi demo tersebut, agar tidak melakukan kekerasan yang anarkhis,” tambah Sofyan Wartabone. (ilham/Dedi)
© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved