
Mendulang Emas di Pekarangan Menunjang Program Gentanasi
|
MINAHASA UTARA — Gentanasi adalah salah satu program dari Gubernur Sulut yakni gerakan tanpa nasi, salah satu kegiatan pemanfaatan konsumsi pangan bukan nasi seperti jagung ubi-ubian dan sebagainya.
Program ini sementara diterapkan oleh semua kabupaten dan kota se Sulut antara lain, di Kabupaten Minahasa Utara. Kepala badan ketahanan pangan Kabupaten Minut Meiske Wangania di temui Wartawan Metro Indonesia menjelaskan bahwa Program gentanasi ini juga sementara di terapkan dan di laksanakan oleh masyarakat Minut bahkan ada salah satu Program kabupaten yaitu gerakan mendulang emas di pekarangan yang menunjang atau melengkapi program Gentanasi.
Kegiatan ini mendorong masyarakat minut agar memanfaatkan pekarangan dengan menanam tanaman-tanaman penganti makanan pokok dan tanaman bumbu-bumbu dapur. Sehingga ketika masyarakat akan meng konsumsi pangan selain nasi maka bahan-bahan tersebut telah tersedia di pekarangan sendiri. Program lain dari kabupaten Minut dalam menunjang Program SHS ini adalah gerakan sentuh tanah, kegiatan ini juga mengajak masyarakat lebih aktif dalam menanam.
Ketika mengenai manfaat mengkonsumsi jagung dan ubi-ubian, Wangania menambahkan, sekalipun bukan nasi tapi tidak akan mempengaruhi berkurangnya gizi karena sama-sama memiliki kandungan karbohidrat bahkan dengan variasi makanan pokok tersebut akan lebih seimbang dan menyehatkan. (Jean)
Kirim Komentar Anda...!!!
© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved