Anggota DPRD H Said Arogan dan Nepotisme

 Proyek Anaknya Dibela Mati-matian

 



 


     KERINCI – Terkesan perilaku buruk terhadap oknum dewan kabupaten Kerinci Jambi, H. Said dari partai PKPB selalu saja terindikasi membela mati-matian hasil kerja proyek yang dilaksanakan anak kandungnya sendiri H. Salman. Setiap ada kesalahan yang dikritisi oleh masyarakat, Kades, LSM, wartawan bahkan pihak Dinas PU Kabupaten terhadap proyek yang dilaksanakanan anak kandungnya, dengan sedikit nada emosi dan intimidasi dimuntahkan dari mulutnya, dalam artian agar proyek anaknya jangan diganggu.

     “Pencitraan oknum dewan yang seharusnya jadi panutan masyarakat menjadi sangat buram. Dewan juga harus memahami bahwa yang didengarkan itu adalah kata rakyat, bukan rakyat yang harus dengarkan kata dewan, karena mereka dipilih oleh rakyat sebagai wakil untuk mendengarkan aspirasi mereka. Lagi juga kalau yang mengerjakan anak kandungnya sendiri, jelas Nepotisme berjalan mulus di Kabupaten Kerinci,” ungkap seorang sumber badan peserta hukum Reclasseering Indonesia kepada wartawan Metro Indonesia.

     Bersama masyarakat, Beberapa LSM, wartawan meliput dan mengkritisi proyek dilaksanakan H. Salman beberapa minggu lalu di Desa Lolo Gedang Kecamatan Gunung Raya Kabupaten Kerinci, karena diduga tidak becus dengan aturan berlaku. Hal ini dilaporkan kepada pihak Dinas PU kabupaten yang sangat bertanggung jawab dalam hal ini, namun dinas PU sepertinya merasa ditekan kondisi ini.

     Masyarakat, Dinas PU dan LSM mengutarakan ke Metro Indonesia bahwa proyek jalan lingkungan yang dikerjakan H. Salman sangat banyak, diantaranya Desa Temiai, Lolo gedang, Lolo kecil, Pengasi Lama dan Pulau Pandan. Semuanya itu tidak sesuai dengan aturan berlaku, jalan dibuat tidak pakai sirtu, adukan tidak pakai molen berbagai hal lainnya, hingga terkesan kontraktor terlalu besar mengambil keuntungan pribadi.

     Pihak PU pernah diklarifikasikan hal ini terkait adanya ikut campur sang bapak kontraktor terhadap proyek anaknya. Fungsi keanggotaan dewan sepertinya dimanfaatkan H. Said, walaupun penyampaian dengan nada bersahabat, namun secara ironis dianggap intimidasi kepada pihak dinas PU.
(JHONTECH/YOSEP)

 

Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia
















© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola