Masyarakat Tebing Tinggi Kecewa Pertanyakan Proyek Jalan Pentagen



     Kerinci — Proyek yang dialokasikan dari dana DAU ini TA.2010 merupakan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan tahun 2009 dan merupakan skala prioritas pembangunan jalan antar desa Pendung talang genting (Pentagen) menuju desa Tebing tinggi kecamatan danau kerinci, kabupaten kerinci – Jambi.

     Semula proyek dikerjakan ini amburadul/ asal jadi namun beberapa klaim masyarakat desa setempat dan berkat info  pemberitaan media massa proyek ini mulai direnovasi ulang, namun hasil pantauan Metro Indonesia beberapa kejanggalan terjadi, dipertanyakan setelah usai tahun anggaran 2010 ternyata proyek ini hanya dibuat hanya separohnya dari dugaan volume jarak antar desa itu.

     Ukuran Volume pekerjaan sulit diketahui, karena tidak dicantumkan pada papan merk. Sedangkan pada papan merek tertulis Pembangunan Jalan desa Pendung Talang Genting menuju desa Tebing tinggi. Namun kenyataannya Proyek ini hanya sampai (stoping) didesa Koto Tengah, desa ini terletak antara desa Pentagen-Tebing tinggi. Dari Desa Pentagen menuju koto tengah hanya dialihkan beberapa meter saja. sedangkan proyek jalan ini seharusnya diarahkan menuju desa Tebing tinggi, namun tidak diselesaikan sebagaimana mestinya.

     Ketika dipertanyakan hal ini kepada Kabid Bidang jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan umum Kabupaten Kerinci “Yengki” katakan bahwa Dana untuk target sebagaimana mestinya tidak Mencukupi.

     Sedangkan Anggotta DPRD Kabupaten Kerinci “Bulkiah” dari partai PAN dan dirinya merupakan Daerah Pemilihan dikecamatan ini, katakan kekoran ini ketika dijumpai saat MusrenBang 2011 untuk anggaran 2012 dikantor kecamatan danau kerinci katakan. “Jalan itu dipenggal hanya sampai desa koto tengah, sudah ada ketentuannya”, pungkas Bulkiah tanpa memberikan penjelasan lengkap.  Pada hal bulkiah sebagai anggota dewan pernah dikatakan ke MI ketika proyek ini bermasalah, beliau berjanji agar kontraktornya tidak akan dibayar.

     Ditempat berbeda Kades Tebing tinggi ketika dikonfirmasikan hal ini, sangat menyesalkan kondisi ini. Kades ini pernah tanyakan hal ini kepada Kabid Bidang jalan jembatan dinas PU kabupaten kerinci “Yengky”, dan beliau “Yenky” menjawab bahwa Tanyakan hal ini kepada Anggota Dewan “Bulkiah”.

     Dikatakan Kades tebing tinggi ini bahwa proyek jalan dari desa Pentagen menuju desanya Tebing Tinggi tidak jadi dilakukan hanya sampai desa Koto Tengah, kekurangan volume pekerjaan menuju desanya sangat jauh lagi.  Kades tebing tinggi ini juga katakan. ”Maklum saja kami hanya orang bawah, sedangkan Bulkiah anggota dewan dan jalan itu merupakan jalan desa miliknya”, pungkas kades ini. Dalam bahaasa dusun kades ini mengeluh, ”Kami tak punya orang diatas yang berani untuk mengklaimnya”, tuturnya.

     Mnurut penuturan sumber masyarakat desa tebing tinggi, alasan kenapa jalan itu tidak sampai kedesa mereka tidak ada penjelasan sama sekali baik dari pihak PU maupun dari Dewan. Dikatakan bahwa anggaran dana sudah baku dianggarkan Pemkab Kerinci, dan sudah barang tentu sebelum proyek dilaksanakan anggaran sudah direncanakan secara matang. “Kok tiba-tiba proyek menuju desa kami dibatalkan”, tukas sumber desa ini.

     “Mungkin saja karena sebelumnya proyek ini Amburadul, kemudian diklaim, dan direnovasi kembali butuh anggaran besar, dan akibatnya timbul dugaan dana menciut”, tukasnya. “Kemudian adanya dugaan konspirasi oknum ambil untung dalam hal ini”, tutur masyarakat desa ini kesal.
Rencananya masyarakat desa ini akan menyurati Pemkab dan Dewan untuk pertanyakan hal ini. (Jhontech/Yosep)

Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.














© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola