Camat Campur Tangan Proyek PNPM-PISEW

 



 


     Mukomuko, Bengkulu — Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PNPM-PISEW) khususnya dikecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko banyak temuan yang kental dengan nuansa KKN.

     Menurut sumber kepada Metro Indonesia, bahwa proyek PNPM-PISEW  terlalu banyak campur tangan camat Air Dikit Supariadi seperti contoh pekerjaan jalan Usaha Tani yang terletak di Seberang sungai Desa Pondok Lunang yang melewati jembatan gantung yang mengerjakan proyek PNPM-PISEW itu bukan masyarakat Desa melainkan dari pihak Kecamatan menyerahkan pekerjaan PNPM-PISEW itu kepada pihak ketiga seperti kontraktor nya Udin PB, ini adalah salah satu bentuk penyimpangan yang nyata untuk proyek PNPM di Kecamatan Air Dikit yang harus diproses demi tegaknya supremasi hukum di Bumi Sati Ratau Batuah ini.

     Begitu juga dengan pembangunan Jembatan dan Dinding penahan tanah paket II yang lokasinya di Desa Air Dikit pekerjaannya disinyalir sangat amburadul coba bayangkan untuk pembangunan Dinding penahan tanah dibuat tidak ada untuk kemiringannya dan diduga gampang roboh karena pihak pekerja membangun pondasi untuk penahan tebing hanya tegak lurus saja seolah olah pekerjaan jembatan itu terkesan asal jadi dan tanpa ada perencanaan awal dari pihak consultan.

     Memang kenyataan  untuk proyek PNPM-PISEWdi Kecamatan Air Dikit  itu hampir disetiap papan merek proyek tidak ada ditulis nama consultannya padahal katanya masyarakat semua papan merek PNPM-PISEW untuk Kecamatan Air Dikit Langsung Camatnya yang mengelola untuk pembuatan papan merek proyek itu.

     Untuk mencari kebenaran tentang penyimpangan proyek PNPM-PISEW di Kecamatan Air Dikit belum lama ini Metro Indonesia menemui Camat Air Dikit Supariadi untuk menanyakan tentang kebenaran pekerjaan proyek jalan diseberang Desa Pondok Lunang apa betul dikerjakan oleh kontraktor Udin PB dan bukan dikerjakan oleh masyarakat Desa.

     Camat Air Dikit membenarkan bahwa memang betul yang mengerjakan proyek PNPM-PISEW yang membangun jalan di seberang sungai Pondok Lunang itu adalah Udin PB, dengan alasan bahwa masyarakat Desa tidak ada yang mampu untuk mengerjakan jalan itu kilah camat menjelaskan.

     “Kami dari pihak kecamatan sebenarnya hanya selaku POKJA (Persatuan Organisasi Pekerja),” tutur camat sambil memberikan alasan klasiknya.
Begitu juga dengan keuangan proyek langsung kerekening ketua PNPM alasan camat menjelaskan, kalau ditelusuri kepada masyarakat Desa setempat semua proyek PNPM-PISEW di Kecamatan Air Dikit terlalu banyak campur tangan Camat untuk mengeruk keuntungan pribadi, ungkap Pahrudin. (Basrul)


Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.


















© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola