Terbukti Korupsi, Pimpinan PT SJ Divonis 1 Tahun


    Grobogan, Jateng — Pimpinan PT Sukma Jaya (SJ) Purwodadi, Ahmad Syamsul Huda divonis pidana penjara selama 1 tahun enam bulan oleh Pengadilan Negeri (PN) Purwodadi, Grobogan. Lelaki berusia 49 tahun itu, terbukti melakukan tindak pidana korupsi proyek perbaikan Jalan Gajah Mada, Paket I, Purwodadi, senilai Rp 1,9 miliar. 

    Bersamaan palu vonis hakim, terdakwa juga diharuskan membayar denda Rp 50 juta subsider 4 bulan kurungan, serta harus mengembalikan uang negara yang dikorupsi sebesar Rp 249 juta. “Putusan Majelis Hakim telah sesuai dengan tuntutan kami atas putusan itu. Kami tidak melakukan banding,” ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Sahrudin, saat ditemui seusai persidangan.

    Putusan tersebut, lanjutnya, sesuai dengan Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) No. 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang diubah UU No. 20 Tahun 2001, serta jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP. Dalam amar putusan Majelis Hakim yang diketuai Eny Indriatini SH menyatakan, didasarkan barang bukti dan keterangan beberapa saksi. Hasil pelaksanaan proyek peningkatan Jalan Gajah Mada, Paket I, tahun 2008 itu dinilai menyalahi bestek.

    “Hasil uji mutu laboratorium FK Teknik UGM Jogjakarta, kualitas cor beton yang dikerjakan PT SJ hanya antara antara K125-175. Padahal sesuai kontrak daya tekan cor beton seharusnya minimal K300,” tuturnya.

    Akibatnya, jalan baru berumur beberapa bulan sudah rusak. Sehingga, berdasarkan hasil audit investigasi BPKP Jateng, Negara dalam hal ini Pemkab Grobogan dirugikan Rp 249 juta. Tentunya, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah, yaitu mewujudkanpemerintah yang bersih.

    “Selain itu ada beberapa hal yang meringankan sanksi hukuman. Di antaranya, terdakwa belum pernah dihukum, berlaku sopan selama persidangan, telah melaksanakan proyek memperbaiki jalan, serta telah mengembalikan uang negara sebesar Rp 220 juta,” jelasnya.

    Selain Ahmad Syamsul Huda, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Proyek Jalan Gajah Mada, Paket I, Edy Karyoso juga divonis 1 tahun enam bulan dan denda Rp 50 juta subsider 4 bulan kurungan, di hari yang sama. Keduanya pun menyatakan naik banding atas putusan tersebut.(Rusly Effendi)

Kirim Komentar Anda..!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.













© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola