
Rancangan Penetapan Ibukota Kerinci Wajib Dibatalkan
Kerinci — Perubahan hasil survey ITB dan bappenas, letak strategis ibu kota kabupaten kerinci, pungut kecamatan air hangat timur dialihkan ke bukit tenggah kecamatan gunung kerinci. Hingga hasil survey ITB dan Bappennas tidak di berlakukan oleh penjabat kepala daerah kabupaten kerinci saat ini.
Lokasi rancangan ibu kota kabupaten kerinci di bukit tenggah mukai mudik kecamatan gunung kerinci, yang menurut pemerintahan kabupaten dan DPRD kabupaten kerinci, telah menerima hibah areal lokasi ibu kota kabupaten kerinci dari masyarakat seluar 300 hektar. Di sinyalir hanya sebagai alibi penjabat jabatan daerah saat ini, baik itu bupati kerinci maupun ketua DPRD kabupaten kerinci dan tokoh masyarakat setempat.
Hasil pantaun Metro Indonesia, pembangunan kabupaten kerinci jauh surut dari pada kepemimpinan sebelum nya. 80% masyarakat kerinci di sinyalir mengeluhkan pembangunan segala segi oleh bupati kerinci H. murasman. Baik itu Visi dan Misi H murasman selaku bupati kerinci “Ekonomi Kerakyatan” hanya bohong belaka.
Hal tersebut juga di kecam keras oleh salah seorang tokoh muda kabupaten kota tanah kerinci. Asra haliman. SH ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komonitas Rakyat Anti Korupsi Jambi (KRAKJ) (Jum’at/3) dengan ketus ia mengatakan, rancangan penetapan ibu kota kabupaten kerinci hanya demi untuk kepentingan sepihak baik itu pribadi H. Murasman selaku bupati kerinci, kelompok dan golongan bukan untuk kepentingan masyarakat Kerinci.
Masih yang di sampaikan oleh ketua lembaga swadaya masyarakat (LSM) KRKJ, pembebasan lahan seluas 300 hektar yang di hibahkan oleh masyarakat setempat adalah fiktif, seperti salah satu masyarakat setempat “H Rusli Cs” tidak pernah menghibahkan tanah milik mereka (CS) untuk sebagai lahan ibu kota kabupaten kerinci. Dengan demikian di duga kuat H. Murasman akan menghibahkan beban tanggung jawab pembentukan ibu kota kabupaten kerinci terhadap kepemimpinan kepala daerah bupati selanjutnya 2014-2019 nantinya. Dapat di lihat dengan kasat mata setelah menjabat 3 tahun apa yang di lakukan oleh H. murasman selaku pemimpin daerah bupati kerinci.
Dan ia menhimbau agar Gubernur jambi Hasan basri agus serta menteri dalam negeri jangan hanya asal menerima apa yanga di katakana oleh Bupati kerinci, Demi kepentingan masyarakat kemerdekakan rakyat Indonesia. Rancanagan Penetapan Ibu Kota Kabupaten Kerinci di batalkan, di bukit tenggah mukai, penelitian Survey ITB dan Bappenas sebelum nya agar di tinjau ulang oleh Gubernur jambi dan mendagri, bila mana di bukit tenggah berarti itu adalah penetapan ibu kota kabupaten fiktif pemberlakuan politik praktis H, murasman CS pengulur masa, di samping lahan masih tidah jelas lokasi tersebut juga rawan bencana seperti jalur gempa bumi dan rawan tindakan anarkis, tebukti pembakaran perumahan penduduk dan akses perang saudara di area tersebut.
H. Liberti Ketua DPRD kabupaten kerinci, saat di kompirmasikan tentang haltersebut di ruang kerja nya mengatakan “ hibah lahan seluas 300 hektar dari masyarakat setempat telah kami terima, adanya hal lain itu tanggungjawab Bupatiu kerinci.
Dilingkungan DPRD kabupatem kerinci sendiri paripurna kilat di lakukan oleh ketua DPRD kabupaten kerinci secara mendadak exspos letak kota kabupaten kerinci. Juga ricuh di karnakan rapat tersebut di gelar secara mendadak tersinyalir tidak etis dan membinggungkan anggota dewan hingga terjadi keributan hingga membanting kursi dan meja. Selaku ketua DPRD kabupaten kerinci H. liberti, terkesan bepihak, serta selaku dewan terhormat sering ngamen ke pemerintahan kabupaten kerinci.
H. Murasman saat di konfirmasikan lewat via HP. 0811……. mengatakan, “Penetapan ibukota Kabupaten Kerinci, adalah kehendak masyarakat, mengenai isu saya gencar membeli tanah di lokasi tersebut tidak benar, toh tanah kita dari dulu banyak di bukit tenggah,” ujarnya. (Doni effendi)
Kirim Komentar Anda....!!!
© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved