Sastrawan Totone Paparang
Putra Daerah Maju Pilbup Kabupaten Sangihe


    Sangihe — Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sangihe Tahun 2011 arus  gaung politiknya semakin deras, para putra daerah yang mendiami dan beraktivitas diseluruh negara Republik Indonesia mulai melirik mata kekampung halamannya dalam rangka menghadapi pesta demokrasi rakyat kabupaten sangihe menjelang berakhirnya pemerintahan Bupati Drs. Winsulangi Salindeho dan Wakil Bupati Jabes Gaghana SE.

    Salah seorang dari sekian banyak putra daerah yang termotivasi untuk membangun  daerah sendiri berkehendak untuk mengikuti pencalonan pimpinan daerah kabupaten  sangihe yaitu Sastrawan Totone Paparang SH, MH, alumus fakultas hukum pada Universitas Sam Ratulangi Manado yang sekarang beraktifitas di Jakarta sebagai seorang advokasi.

    Sebagai tokoh muda yang mempunyai potensi dengan segenap kreaktifitas merupakan hal yang wajar mempunyai niatan untuk mencalonkan diri sebagai pimpinan daerah dikabupaten sangihe dengan satu tujuan untuk mebangun daerah sendiri.

   Jika dilihat dari latar belakang pendidikan maupun pengalaman dalam bidang pekerjaan yang terkait dengan bidang pemerintahan maka ini merupakan referensi bagi kader muda yang potensi ini untuk bisa memimpin kabupaten sangihe kedepan.

    Melihat struktur geografis daerah kabupaten sangihe yang terdiri dari banyak pulau maka bukan suatu hal yang mustahil bahwa suatu saat daerah ini harus dipimpin seorang Tokoh muda yang energi berpotensi dan kaya dengan pengalaman.

    Dari pengamatan beberapa tokoh politik Kabupaten Sangihe terhadap pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada Tahun 2011, ini merupakan pesta demokrasi tingkat kabupaten yang mempunyai gaung bertaraf nasional dengan suhu politik semakin memanas.

    Karena pada tahun tersebut bagaimana rakyat menyeleksi figur figur yang akan dijadikan pimpinan daerah yang dulunya sempat mendapat julukan kabupaten 124 pulau.

Jadi Perbincangan
    Selain para politikus melakukan pengamatan terhadap situasi perkembangan suhu politik menjelang tahun 2011 sebagai anjang petarungan untuk memperebutkan 2 kursi empuk, juga menjadi perbincangan siapa kader terbaik yang bisa memimpin kabupaten sangihe kedepan. Dari sekian banyak kader terbaik terdapatlah seorang putra daerah yang dapat diharapkan memimpin kabupaten sangihe yaitu Sastrawan Totone Paparang  SH,MH karena dilihat dari latar belakang pendidikannya maupun pengalaman dalam pekerjaannya.

    “Menjelang Tahun 2011 sebagai Tahun pelaksanaan pesta akbar pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sangihe situasi suhu politik semakin meningkat itu menandakan bahwa masyarakat Kabupaten Sangihe makin memahami apa arti dari hak demokrasi seorang warga negara, sehingga untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan maka perlu dihimbau masyarakat agar menghindari cara politik saling memfitnah dan adu domba karena hal ini dapat memecah belah persatuan dan kesatuan seluruh rakyat kabupaten sangihe.

    Salah satu kader muda yang potensi untuk dicalonkan sebagai Bupati yaitu Sastrawan Totone Paparang SH, MH karena dilihat dari latar belakang pendidikan serta profesi yang dijalani sekarang,” ujar Politus tersebut yang namanya tak mau dikorankan.

    Saat wartawan Metro Indonesia menghubungi putra daerah tersebut via hp 085214115xxx mengatakan, sebagai putra daerah sudah saatnya maju memimpin daerah Kabupaten Sangihe karena ini merupakan tanggung jawab dan amanah yang telah dititipkan oleh para pendahulu pemimpin kabupaten sangihe.

Geografis
    Jika melihat keadaan geografis kabupaten sangihe perlu seorang pemimpin yang bertangan dingin mengolah dan memanagemen harta kekayaan yang terkandung didalamnya sehingga bermanfaat secara maksimal untuk kepentingan masyarakat bukan kepentingan seorang pribadi atau komunitas tertentu.

    “Sebagai putra daerah sudah saatnya saya harus maju  dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sangihe karena itu merupakan tanggung jawab moral saya dalam rangka membangun dan mensejahtrakan rakyat sangihe serta sekaligus meneruskan amanah para pendahulu yang pernah memimpin daerah ini, jika hal ini tidak saya lakukan apa artinya saya sebagai putra daerah,” ujar Opo panggilan akrab putra daerah tersebut. (JANIS)

Kirim Komentar Anda...!!

 Back














© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola