USB SMK Negeri 8 Kota Bekasi

    Bekasi — SMK Negeri 8 kota bekasi sebagai unit sekolah baru berusaha memenuhi tuntutan pendidikan dengan proses kegiatan belajar mengajar yang menyesuaikan kebutuhan dunia usaha dan industri.

    Seperti apa yang di sampaikan Lusharyany W.T.SPd. Plh SMK.N.8 kota bekasi kepada Metro Indonesia, pendidikan dan pelatihan di SMK khususnya pada program produktif yang sesuai dengan bidang keahlian. “Secara ideal terikat untuk menerapkan pendekatan pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik didalam penguasan kompotensi atau kemampuan kerja, sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan industry,” ujar Lusharyany.

    Pendekatan pembelajaran tersebut terdiri dari : Pelatihan berbasis kompotensi (Competency based training): Pelatihan berbasis produksi (Production based training) dan pelatihan berbasis industri. Dengan menerapkan pendekatan pembelajaran ini diharapkan mampu dan bidang/ program keahlian di SMK 8 kota bekasi.

    A. Kompetensi keahlian Animasi, - Bidang studi keahlian; tehnologi informasi dan komunikasi. -Program studi keahlian; tehnik komputer dan informasi. B. Kompetensi keahlian: Persiapan Grafika, - Bidang studi keahlian; tehnologi dan rekayasa - Program studi keahlian; tehnologi Grafika.

   Semenjak berdirinya SMK N Kota Bekasi sudah menjalin kemitraan antara sekolah dengan dunia usaha dan industri dalam rangka sinkronisasi dan validasi kurikulum begitu juga dengan pemerintah daerah dan pusat, begitu juga menjlin kemitraan keusaha dan industri seperti CV/PT dan percetakan dan stasion televisi bagi yang membutuhkan keahlian persiapan Grafika dan Animasi.

   Mulai tahun ajaran inilah angkatan pertama ± 50 orang siswa/i SMKN 8 Kota Bekasi, Kendala yang dialami sekarang gedung masih menumpang, sebagai unit sekolah baru belum memiliki sarana dan prasarana sesuai standar, dan status guru hampir semua honorer murni, sehingga dana sumbangan pendidikan dari orang tua untuk membayar honor guru.

    Harapan kedepan SMKN 8 Kota Bekasi dengan berbagai pertimbangan dan penuh harapan mendapat persetujuan serta realisainya, dan semakin dikenal di masyarakat, dan peserta didik tidak hanya hanya dibekali pengetahuan intelegensia secara umum saja namun pengembangan kearah skill atau keterampilan menjadi nilai tambah tersendiri guna mencapai peningkatan sumber daya yang mampu bersaing dipasaran kerja bahkan mampu untuk menciptakan lapangan kerja sendiri dengan berwirausaha yang mandiri. (P. Ginting)


Kirim Komentar Anda..!!

Back 












© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved


This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola