Diduga Kabupaten Kaur Terkorup di Propinsi Bengkulu


    KAUR — Dinas perdagangan dan perindustrian kabupaten Kaur (Disprindag) diduga gelapkan dana pembinaan untuk industry kecil dan menengah.
Dana tersebut di sinyalir masuk kantong pribadi Kepala Dinas dan PPTK. Tahun anggaran 2010 ini Dinas Perindag Kabupaten Kaur mendapat dana bantuan senilai Rp. 51 Juta. Dana senilai Lima Puluh Saru Juta Rupiah itu semestinya digunakan untuk membina para pengusaha industri kecil dan menengah di Kabupaten Kaur dengan dana itu pula para pelayan masyarakat khususnya Pegawai Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kaur dapat membina pengusaha-pengusaha industry kecil dan menengah agar para pengusaha dapat paham dan lebih mengerti tentang usaha demi meningkatkan usaha kemajuan. Sayangnya dana tersebut diduga masuk kantong sang Kepala Dinas dan PPTK.

    Kepala Dinas Perindag pada waktu itu saat belum dimutasi adalah Drs. Arsuan dan PPTK nya ibu Ratna Dewi saat TIM Metro konpirmasi via HP dengan Kadis Perindag yang saat ini kebetulan sedang menjabat Asisten I Pemda Kab. Kaur mengelak dengan asalan yang tidak jelas sedangkan hasil konfirmasi langsung dengan PPTK Ratna Dewi mengatakan benar kegiatan di fiktifkan uangnya saya hanya terima atau kebagian Rp. 3 Juta, selebihnya uang kepala Dinas.

    Belum ada penindakan hokum yang tegas bagi pelaku KKN di Kabupaten Kaur. Banyak kasus-kasus yang terpendam di Kabupaten Kaur seperti kasus Diknas diduga merugikan Negara miliaran rupiah dan banyak proyek-proyek fiktif yang tidak terjamah hukum. (Mirwan HZ)

Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Merto Indonesia.













© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reservedk

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola